oleh

Peredaran Senpi di Sumbagsel Masih Tinggi

Kolom:Hukum|2 kali dilihat

NuansaKita – Palembang: Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, peredaran senjata rakitan masih tinggi di Sumatera bahia Selatan yang terdiri dari Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan provinsi Babel.

Hal ini tentu saja menjadi perhatian khusus dari pemerintah yang perlu diantispasi secara baik. Oleh karena itu, Jenderal Tito Karnavian meminta agar pengawasan terhadap penggunaan senjata api rakitan di sumatera bagian selatan terus diperketat.

“Kita Harus Tekan agar tidak lagi tinggi, ” ujar Tito.

Dijelaskannya, masalah konvesional konflik, kerusuhan seperti masalah tanah, perampokan, pembegalan, curanmor dan curas berawal dari maraknya peredaran senpi rakitan, “Oleh karena itu perlu ditekan,” kata Tito disela kegiatan pemusnahan senjata api, di halaman Mapolda Sumsel, Senin (09/01).

Baca juga :  Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang Daerah itu Penting

Oleh karena itu, Melalui kegiatan pemusnahan senjata api yang dilakukan saat ini, diharapkan akan membuat peredaran senpi dikalangan masyarakat di empat provinsi dapat ditekan dan diantisipasi.

Pada saat pemusnahan senjata api rakitan yang dilaksanakan di mapolda sumsel, dimusnahkan 441 sejata, yang terdiri 246 laras panjang dan 167 laras pendek, kapolri berharap setiap polda tidak cepat puas melakukan pengawasan peredaran senjata api rakitan harus lebih maksimal lagi melakukan pengawasan dan menindak tegas jika ditemui ada indikasi kepemilikan senjata api rakitan.

Baca juga :  Cari Solusi Aset Bermasalah, Pemprov Libatkan Kejati Sumsel

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita