oleh

Pospera : Penyebar Kebencian Dan Isu SARA Di Proses Secara Hukum

Kolom:Hukum|6 kali dilihat

NuansaKita.com – Medan : Seratusan massa dari Posko Perjuangan Rakyat ( POSPERA) Sumatera Utara mendatangai Polda Sumatera Utara di Jalan Medan Tanjung Morawa. Massa menuntut agar memproses laporan pospera terhadap Gendo.
Desakan itu terkait dengan penghinaan yang dilakukan Gendo dan bernada SARA. Selain menghina, Gendo juga dituding menyebar kebencian dan berkali-kali melakukan penghinaan terhadap kemanusian, terhadap fisik manusia dan terhadap organisasi.
“Kami meminta dan mendesak agar Polisi segera menangkap Gendo penyebar kebencian dengan isu SARA,” ujar Saddam Husen Simatupang Wakil Ketua DPD POSPERA Sumut. Senin (5/09-2016).

Selain berorasi massa POSPERA juga membawa puluhan poster bergambar disilang Gendo dan spanduk desakan penangkapan aktivis tersebut. Disampaikan Saddam, atas perbuatan Gendo itu, POSPERA Sumut juga telah melaporkan secara resmi ke polisi beberapa waktu lalu. Atas laporan itulah ormas tersebut mendesak agar Polisi mengambil sikap tegas penyebar kebencian melalui media sosial.

Baca juga :  Dana Desa Tahap II Didistribusikan ke 2000 Rekening Desa

Aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu sempat mendapat perhatian dari warga dan pengguna jalan.
Setelah berorasi lebih kurang satu jam, massa POSPERA diterima salah seorang perwira Polda Sumut Kompol S Samosir.
“Kami telah memproses laporan saudara. Dan proses hukum sudah diambil alih Mabes Polri,” ujar perwira melati satu itu.
Usai menyerahkan pernyataan sikap yang diterima S. Samosir, seratusan massa membubarkan diri dengan tertib.

Dalam release yang diterima Redaksi, DPP Pospera Abd. Rahim K Labungasa mengatakan Aksi serentak di 20 Propinsi ini dilakukan untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Jokowi melalui aparatur penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia untuk berani menegakan hukum dan tidak memberi tempat bagi siapapun yang menyebarkan permusuhan dan kebencian untuk kepentingan apapun melalui jejaring sosial media.

Baca juga :  Pospera Sumsel Gotong Royong Bersihkan APK Paslon Pilkada

Aksi ini juga untuk menunjukan bahwa segala bentuk Teror tidak akan membuat kami mundur dari cita cita membangun Indonesia yang demokratis, menghargai perbedaan dan keberagaman.’ujar Abd. Rahim K Lambungasa yang juga Sekjen DPP Pospera

Bagi Pospera, tidak ada alasan apapun yang pantas bagi siapapun untuk menghina dan merendahkan martabat manusia, menghina Marga atau Suku, Agama, bahkan merendahkan martabat organisasi sebagai bagian dari pemahaman Antar Golongan.
Siapapun yg menghina atau merendahkan martabat manusia karena fisik dan marganya sesungguhnya tidak menghina atau merendahkan martabat orang itu tapi menghina Tuhan yg menciptakan orang dan marga atau suku itu.’tegasnya Abd.Rahim (tsm)

Baca juga :  Pemuda Minta Polda Usut Penggunaan APBD 2015 di PU Bina Marga

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita