oleh

Disetiap Venue Minta Ditempatkan Pengurus Besar Cabang Olahraga

Kolom:Olahraga|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Disetiap venue yang ada di Jakabaring, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, meminta kepada Ketua Inasgoc untuk menempatkan Pengurus Besar cabang olahraga (PB cabor) dari 13 cabor di Kota Palembang, dimana dengan adanya PB cabor dapat menghandle setiap venue masing-masing.

“Walaupun kita berpengalaman mulai dari PON, Sea Games, ISG, AUG, tapi untuk Asian Games kompetisi terbesar kedua setelah olimpiade pasti masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kami minta super visi bantuan pengawasan dari Inasgoc dan dari 13 PB yang cabornya dimainkan disini dan tentunya dari OCA,” terang Alex, Senin (26/03).

Baca juga :  Ribuan Kepala Teknik Tambang dan Inspektur Tambang Diajak Sukseskan Asian Games

Untuk kesiapan venue, Alex menuturkan venue dari 13 cabor yang dipertandingkan hanya roller skate dan panjat tebing yang masih menunggu barangnya datang. Selebihnya selesai semuanya termasuk pula infrastruktur.

“Sekarang tinggal periode landscaping dan beutification (tanam rumput, taman dan penghijauan), mulai pengaspalan jalan, membenarkan jalan dan trotoar di Jakabaring yang dilakukan serentak,” tuturnya.

Lebih jauh Alex mengatakan, Provinsi Sumsel miliki Sumber daya manusia yang kuat, terbukti dengan anggaran yang sangat terbatas, APBD yang kecil mampu menjadi tuan rumah perhelatan olahraga bangsa-bangsa dari 45 negara Asia yakni Asian Games yang penyelenggaraanya tinggal 147 hari lagi.

Baca juga :  Jadi Pembicara di Diskusi GovPay, Alex Noerdin Ungkap Kunci Keberhasilan Sumsel

“Manusia-manusia kuat itu kita (Provinsi Sumsel), APBD kita kecil tidak akan bisa mendukung karena kita punya program lanjutan yang harus dijalankan dengan susah payah atau istilahnya orang Palembang berdarah-darah meminta sponsor sana-sini. Insha Allah venue di JSC semuanya berstandar international. Kita sudah punya 20 venue digunakan 13 venue,” tambahnya.

Kemudian, katanya, LRT selesai bulan ini. tapi perlu satu bulan untuk conditioning, tes sinyal, tes listrik dan perbaikan jalan dibawah taman. Juni full operation kita dapat delapan train set, satu set nya itu tiga gerbong.

“Satu gerbong berdiri itu bisa 200 orang. Jadi sekali tarik itu 600 orang. Insha Allah semuanya selesai,” pungkasnya.

Baca juga :  Pembangunan Sirkuit Moto GP Tidak Gunakan Dana APBD

Sementara Erick Thohir mengatakan tinggal 147 hari menuju Games Times, dimana tidak ada lagi kata mundur kecuali akan menyelesaikan tanggung jawab sebagai panitia Asian Games. Menurutnya tujuan dari workshop ini adalah waktunya melakukan action bukan planning lagi.

“Untuk itu kita harus satu visi, satu misi sebagai panitia besar, Panitia bersama Jakarta dan Palembang, Inasgoc. Palembang punya expert yang luar biasa selama ini dimana sudah banyak menyelenggarakan event international jika dibandingkan dengan kota lain,” tuturnya. Rip

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita