oleh

Prestasi Atlet Menurun, Gubernur Sumsel Akan Lakukan Pembenahan

Kolom:Olahraga|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pasca gagal masuk 10 besar dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung Jawa Barat. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin akan segera melakukan pembenahan-pembenahan terhadap pembinaan atlet yang ada di Sumsel sebagai persiapan jangka pendek dan jangka panjang .

Menurutnya, prestasi yang semakin buruk pada PON XIX Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu, setidaknya menjadi catatan tersendiri bagi dirinya sebagai ketua umum KONI Sumsel, maupun bagi semua pengurus cabang olahraga (pengcab).

Ditegaskan Alex memang pada saat PON Bandung banyak terjadi kecurangan-kecurangan atau ditemui Venue yang tidak layak namun tentu itu bukanlah menjadi alasan bagi Sumsel untuk meraih prestasi dan bersaing dengan daerah lain.

Baca juga :  Pencak Silat Warisan Leluhur, Kita Wajib Bangga

“Memang banyak hal-hal yang tidak baik, ribut hampir disetiap venue pertandingan yang tentu merugikan bagi para atlet bukan hanya atlet Sumsel saja, namun tapi atlet lain, tapikan atlet daerah lain mala dapat emas banyak,” urainya

Jadi yang penting itu kata Alex, setiap atlet memiliki jiwa petarung, sebab kalau memiliki jiwa petarung maka dia akan siap dimanapun dan dalam kondisi apapun, termasuk menghadapi kecurangan lawan.

Oleh karenanya Ketua Umum KONI Sumsel sekaligus Gubernur Sumsel ini menyampaikan yang sudah harus jadi pelajaran, dan kedepan akan segera melakukan perbaikan dan pembinaan yang maksimal.

Baca juga :  Pebulutangkis Kelas Dunia Hadiri Pertandingan Badminton Ekshibisi Kapolda Sumsel 

“Kita tidak mungkin akan menyalahkan satu sama lain, tapi kita akan lakukan koodinasi mempersiapkan langkah kedepan,” katanya.

Disinggung mengenai anggapan banyak orang bahwa Sumsel hanya mampu menjadi penyelenggara event besar olahraga dan tak mampu mencetak atlet handal padahal memiliki sarana olahraga terlengkap dan berstandar internasional, Alex akui itu memang benar tapi kedepan ia berjanji akan berusaha untuk bisa mengimbanginya.

” Ya saya akui memang begitu adanya, kita hanya sibuk menjadi penyelenggara even besar dan membangun sarana olahraga yang memiliki kualitas terbaik, tapi kita lengah melakukan pembibitan atlet,” jelasnya.

Baca juga :  Indonesia Runner Up 55th QubicaAMF Bowling World Cup

Dengan dukungan semua pihak terutama pengurus cabor, diharapkan kedepanya pembinaan akan berjalan dengan baik, sehingga akan ada pengkaderan atlet dan prestasi yang diharapkan akan sama-sama diraih. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita