oleh

402 Honorer GTK Dapat Insentif Tambahan 500 Ribu

Kolom:Pendidikan|17 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dengan usulan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang untuk memberikan insentif tambahan bagi honorer GTK K2 sebesar Rp500.000/bulan yang dibayarkan per triwulan sekali, maka  Pemerintah Kota Palembang beri insentif tambahan kepada 402 honorer guru dan tenaga kependidikan (GTK) kategori 2 (K2).

Kepala Disdik Kota Palembang H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM menerangkan, total Honorer GTK K2 yang terdata dipihaknya berjumlah 402 orang dari tingkat SD-SMP, dan berdasarkan data tersebut mereka akan menerima insentif tambahan sebesar 500 ribu rupiah selain gaji pokok mereka per triwulan.

Baca juga :  Enam Tersangka Ditahan 20 Hari Kedepan

“Kedepan kami juga akan memperjuangkan insentif untuk honorer K2 non-GTK. Dan kami berharap ini akan terus berlanjut sampai mereka diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN),” ujar Zulinto di aula SMKN 3 kota Palembang, Senin (27/02).

Hal senada diungkapkan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, seusai memberikan simbolis insentif tambahan dalam bentuk tabungan kepada Honorer GTK K2. Menurutnya, pihaknya sedang mengupayakan untuk mengajukan pengangkatan ASN untuk K2 ke pemerintah pusat.

“Kita sedang upayakan. Kami sangat berharap agar dapat segera disetujui oleh pusat. Sebab melihat gaji yang mereka terima selama ini, tidak sesuai dengan kinerja dan pengabdiannya,” tambahnya.

Baca juga :  Light Up The World About the Future di Ikuti 55 Team Robotic

Sementara itu, Ketua Forum Honorer Kategori II Indonesia (FHK2I) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Syahrial menambahkan, pihaknya juga sedang memperjuangkan nasib K2 ke pihak kementerian.

“Di Sumsel ada 7.033 honorer GTK K2 dan untuk Palembang ada 402. Saya dengar di Palembang kekurangan 1.200 an guru, jadi kalau langsung diangkat dalam satu periode saja jumlahnya masih belum mencukupi kebutuhan guru tersebut,sebab setiap tahun di Sumsel khususnya kota Palembang banyak guru maupun tenaga kependidikan memasuki masa pensiun,” pungkasnya.

Baca juga :  Prancis Tunda Pertukaran Pelajar

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita