oleh

Alex Noerdin : Tenaga Pendidik Harus Tingkatkan Kompetensi

Kolom:Pendidikan|16 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) Provinsi Sumatera Selatan sebagai penggerak sekolah gratis terus mengupayakan agar dunia pendidikan di Sumsel bisa bertranformasi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo Mpd menyampaikan saat ini ada SMA-SMK Negeri Sumatera Selatan dan mendidik sekitar 350.000 siswa, ada 437 kepala sekolah SMA-SMK se sumsel dan 13 kepala Sekolah SLB.

” Tadi kita mandapat pembinaan arah kebijakan di bidang pendidikan dari Pak Alex sang bapak pendidikan gratis Indonesia dan kami juga siap untuk menyukseskan program Sekolah Gratis dan program-program lain, serta siap menyukseskan Asian Games 2018.”urainya.

Baca juga :  Kadisdik Sumsel : Sekolah Umum Bisa Terima Murid ABK

Menurut Widodo beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan selama beberapa hari diantaranya adalah sunatan massal, sosialisasi anti narkoba pembagian sembako dan sejumlah kegiatan lain yang merupakan kegiatan sosial di bidang pendidikan.

Dalam Kesempatan yang sama, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin menegaskan tenaga pendidik di Sumsel harus meningkatkan kompetensi dan prestasi kinerja. Apalagi kepengurusan SMA dan SMK wewenangnya telah kembali pada Pemprov Sumsel.

Dalam peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas), Alex juga berharap a para guru melalui kepala dinas agar selalu meningkatkan kompetensi baik bagi para guru, dan tentunya kepada para siswa, terutama penguasaan bahasa seperti bahasa Inggris, Mandarin dieranya kebangkitan China dan kemudian adalah bahasa Prancis bahasa yang paling eksotis di dunia ini.

Baca juga :  Kemenag Sumsel Komitmen Maksimalkan Perkembangan Madrasah

“Bagaimana dengan kita sebagian besar guru-guru belum bisa berbahasa Inggris yang baik dan benar lulusan sarjana kita jarang yang bisa berbahasa Inggris yang baik dan benar. Padahal di SMP 3 tahun di SMA 3 tahun atau 5 tahun diperguruan tinggi belajar bahasa Inggrisnya,seharusnya bisa,” katanya dihadapan ratusan kepala sekolah SMA/SMK se Sumsel di Griya Agung, Selasa (02/05).

Ia menegaskan bagi para pendidik, kedepan tugasnya adalah mempersiapkan generasi muda bangsa untuk menghadapi era globalisasi ke depan menghadapi era yang sangat kompetitif persaingan sangatlah kejam.

Baca juga :  Jelang UNBK, Ribuan Pelajar SMA di Sumsel Ikuti Try Out Akbar

“Kalau tidak sangat pintar pasti akan tersisihkan dalam persaingan,” ucapnya

Mutu kualitas dari pendidikan Sumatera Selatan adalah meningkatkan fasilitas dan sebagainya dengan konsentrasi meningkatkan kualitas serta jangan lupa kesejahteraan para guru sangat penting.

“Bagaimana bisa mengajar dengan baik Kalau kredit motor bayar bagaimana tunjangan belum cair cair kalau bicara meningkatkan kualitas guru tingkatkan dulu kesejahteraan jadi Pak Widodo,” tegasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita