oleh

Bagindo Togar : Mularis Baiknya Putar Haluan

Kolom:Pendidikan|16 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pilkada kota Palembang yang semakin dekat membuat bakal pasangan calon mulai meningkatkan komunikasi politik terhadap simpul pengambil keputusan yang menjadi bagian penting dalam penetapan calon peserta pilkada kota Palembang, rabu (18/10)

Secara khusus dalam hal ini partai politik yang kelak menjadi lembaga politik pengusung serta pendukung, tentunya berpengaruh atas dinamika demokrasi dikota ini. Hal tersebut dikatakan Bagindo Togar pemerhati sosial dari IKA Fisip Universitas Sriwijaya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Sepertinya pasangan incumbent saat ini, masih berjuang juga untuk jadi pasangan calon yang ikut bertarung dengan mengandalkan dukungan partai Demokrat dan beberapa parpol lain diantarannya, diprediksikan PAN & PPP bila diakumulasi berdasarkan perolehan di DPRD kota sama dengan 12 kursi, cukup, sebab dukungan minimal 10 kursi.

Sementara itu, pasangan Sarimuda-Rozak dengan partai pendukung utamanya partai Nasdem yang sepertinya ada susulan dukungan dari partai Gerindra dan mungkin juga PKS, yang bila dijumlah menjadi 13 Kursi di DPRD Kota.

Baca juga :  Pemprov Sumsel dan Telkomsel Luncurkan Program Merdeka Belajar Jarak Jauh

Mengamati situasi atas dinamika politik lokal terkini, peluang munculnya pasangan ketiga yang akan berkompetisi dalam Pilkada kota yaitu calon Walikota yang kelak berminat meminang saudara Hernoe Roespianji yg telah memperoleh dukungan resmi dari PKB untuk jadi Wakil Walikota.dimana berdasarkan informasi atau kabar yang dihimpun adalah PDIP dan Partai Hanura, bila berhasil terhimpun total 17 Kursi di DPRD Kota.

Maka dari uraian Komposisi dukungan antar Parpol diatas, masih ada 8 Kursi, yaitu 6 kursi milik partai Golkar dan 2 kursi punya PBB, dimana sampai saat ini belum menberi pesan atau sinyal kuat akan ke pasangan calon Wako/wawako diberikan hak dukungan politik diarahkan. Wajar saja ketiga pasangan calon tadi berharap dukungam politik dari kedua partai tersebut, berikut mobilisasi konstituen serta akselerasi maupun efektifitas mesin organisasi partai politik masing masing.

Baca juga :  Milad ke 23, Masika ICMI Siap Hadapi Tantangan Global

Mengacu dari prediksi munculnya tiga pasang calon Wako dan Wawako kota Palembang, muncul upaya mendorong calon Alternatif baru, yakni Mularis – Darmawan, Hanura -PDIP 12 Kursi.

Tapi yang menjadi catatan Darmawan juga harus ‘ware’ ketika kelak bersedia dipasangkan dengan saudara Mularis, karena konsekuensi akan melepaskan jabatan sebagai Ketua DPRD Kota Palembang, apakah Darmawan mampu menerima resiko atas jabatan publik tersebut ? Sebab butuh kalkulasi politik yang teruji efektif dan partai PDIP tidak akan mudah memuluskan hasrat politik Mularis untuk dipasangkan dengan kadernya, dalam hal ini Darmawan, sedangkan PDIP adalah Leading Party di Parlemen Kota Palembang??

Caknyo.., saudara Mularis ..masih saja asik mencoba berjuang untuk memperoleh peruntungan lewat lobi – lobi dan kerja politiknya, sudah barang tentu beliau juga berhadapan dengan resistensi sosial atas pergerakan maupun sosok beliau serta energi dan gizi politik yang mulai tergerus . Pada akhirnya, hanya sekedar saran, kenapa Mularis tidak melakukan reposisi atas ” cita cita ” Politiknya, dari semula ingin jadi calon Walikota mengubahnya menjadi Kandidat Wakil Gubernur saja.

Baca juga :  FISIP Di Tuntut Untuk Tanggap Terhadap Perkembangan Zaman

Karena di pemilihan gubernur ada 3 – 4 parpol papan atas hanya butuh tidak lebih dari 5 kursi untuk dapat meloloskan kadernya sebagai calon gubernur. Sekaligus mengikhlaskan 3 Kursi yang ada di DPRD Kota di sumbangkan kepada koalisi parpol yang mendukung pasangan calon tertentu dalam pilkada kota Palembang.

Dari perspektif kepantasan kondisi politik diatas ” Lebih Pas ” bagi partai yang dikomandoi oleh saudara Mularis, secara tidak lansung posisi terhormat juga nantinya kan di sandang…yakni Sebagai King Maker untuk pilkada dalam level Kabupaten Kota di Provinsi Sumatera Selatan, tegasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita