oleh

Batasi Konsumsi Makanan Cepat Saji, Biasakan Bawa Bekal

Kolom:Pendidikan|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : 150 orang menghadiri acara sosialisasi gizi ganda, kurang gizi dan gizi seimbang di auditorium rumah sakit khusus mata masyarakat Sumatera Selatan (18/10). Acara ini dihadiri oleh ketua persatuan gizi Sumsel Muhammad Lubis, dan pembicara dari Dinas Kesehatan dr. H. Alfaroby M.Kes.

Alfarobi mengatakan, ada empat (4) pilar gizi seimbang, yaitu mengonsumsi pangan beraneka ragam, membiasakan perilaku hidup bersih, melakukan aktifitas fisik, dan memantau untuk mempertahankan berat badan normal.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) no 23 tahun 2014 tentang upaya perbaikan gizi , pelayanan gizi ditujukan untuk perbaikan gizi pada kelompok yang rawan, meliputi bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui, pekerja wanita, dan usia lanjut, urainya.

Baca juga :  Arip Farawita Terpilih ketua PW IPNU Sumsel

Selain itu juga, yang paling penting adalah biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi, batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak. Biasakan setiap pagi sarapan, dan minum air putih yang cukup dan banyak.

“ pesan untuk remaja yang masih sekolah, biasakan membawa bekal dan air putih dari rumah. Batasi mengonsumsi makanan cepat saji, jajanan dan selingan makanan manis dan terlalu asin. Anak-anak sekolah biasakan untuk tidak jajan diluar supaya menjaga asupan gizi dan lebih sehat karena dibuat sendiri di rumah, ungkapnya. (desta).

Baca juga :  700 Kepala Sekolah dan Guru se Kecamatan IT II Ikuti Pembinaan

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita