oleh

Kemenag Sumsel Komitmen Maksimalkan Perkembangan Madrasah

Kolom:Pendidikan|37 kali dilihat

NuansaKita – Jakarta : Kementerian Agama Provinsi Sumsel berkomitmen untuk memaksimalkan pengembangan Madrasah. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumsel HM. Al Fajri Zabidi, MM, M.Pd.I menyampaikan pada Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Prof. Malik Fajar saat menjadi narasumber dalam memenuhi undangan dari Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (WATIMPRES), di ruang rapat besar lantai II, Kantor Dewan Pertimbangan Presiden Jakarta, Senin (04/12).

Di sana, Al Fajri menjadi Narasumber terkait Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan Madrasah. Dalam paparan selama 15 menit tersebut Alfajri menekankan bahwa masih perlu perhatian terhadap madrasah khususnya yang swasta mengenai standar pelayanan minimum (SPM).

Baca juga :  Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Khusus Madrasah swasta, dikatakannya masih sangat jauh tertinggal, jauh dibanding dengan madrasah negeri. Dalam kesempatan tersebut Kakanwil juga menyinggung soal implementasi PMA Nomor 66 tahun 2016.

“Minat masyarakat untuk memasukkan anaknya ke Madrasah sangat tinggi sementara daya terima dan daya tampung sangat minim dalam artian lebih banyak menolak siswa di Madrasah Negeri. Nah, Untuk Madrasah Swasta tentu masih perlu adanya perhatian terhadap madrasah swasta ini selain sarana juga kualitas tenaga pengajarnya,” papar Al Fajri.

Sementara, Prof Malik Fajar dalam kesempatan tersebut menyoroti tentang pengertian Madrasah dan masih minimnya sarana prasarana pada Madrasah Swasta. Ia mendorong agar standar minimal pelayanan Madrasah terpenuhi.

Baca juga :  Buka Ruang Bagi Anak Penyandang Disabilitas, Gubernur Janji Tambah SLB di Sumsel

“Kepada Kakanwil maksimalkan pengembangan Madarsa” pesannya pada Kakanwil Sumsel.

Terpisah, Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Sumsel H. Saefudin yang mendampingi Kakanwil menginformasikan bahwa tujuan pertemuan terbatas tersebut untuk memperoleh gambaran nyata seputar SPM Pendidikan Madrasah di Daerah, untuk mengetahui permasalahan pokok yang menghambat terwujudnya SPM Pendidikan Madrasah di Daerah, serta untuk mencarikan jalan menuju terpenuhinya SPM Pendidikan Madrasah di Daerah.

Beberapa indikator SPM yang harus dipenuhi dan menjadi tanggungjawab masing-masing Madrasah yaitu adanya sarana dan prasarana Pendidikan yang banyak, adanya pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas dan kompeten, terlaksananya kurikulum dan system penilaian Pendidikan, berlangsungnya penjaminan mutu yang sesuai dengan standar, terwujudnya manajemen Madrasah yang banyak/memadai.

Baca juga :  Mustika : Latihan Kepemimpinan Peradah Wujudkan Pemuda Berintegritas

Kakanwil Kemenag sumsel merupakan salah satu Narasumber Selain Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung. Adapun undangan tersebut Peserta Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Para Anggota Dewan pertimbangan Presiden, Sekretaris Anggota Dewan pertimbangan Presiden, Biro Data dan Informasi Watimpres. Rip

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita