oleh

Perkembangan Teknologi Pengaruhi Perdagangan Jasa

Kolom:Pendidikan|12 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Direktur Jendral Perundingan, Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Herliza usai menghadiri Konsultasi Publik, ‘Perundingan, Perdagangan Jasa Kesehatan di Fora Multilateral, Regional dan Bilateral’ di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (08/9), menjelaskan sektor jasa sangat berperan penting untuk melajukan gerak pertumbuhan ekonomi, juga meningkatkan devisa ekspor jasa penciptaan lapangan kerja, efisiensi dan produktivitas ekonomi.

Menurutnya, dalam forum regional telah dicapai kesepakatan Asean Frame Agreement On Services (AFAS). “Kedepan perdagangan menggunakan teknologi digital, misal bisa melampirkan layanan kesehatan melalui telekomunikasi yang baik, melayani peberian advice, pemberian konsultasi jarak jauh, tinggal peraturannya dipersiapkan.” katanya.

Baca juga :  Universitas Palembang Datangkan berbagai Negara Asia Dalam Konferensi Internasional

Tetapi, Indonesia dalam forum multilateral di uruguay, belum memberikan komitmen sektor jasa kesehatan, tetapi pada perundingan di Doha Qatar, Indonesia telah memberikan tawaran awal jasa kesehatan (initial offer).

Ditambahkannya, bagaimana peraturan di bidang kesehatan menjangkau perubahan yang akan datang, seperti di taxi online peraturannya tidak siap mengikuti dinamika yang lebih canggih dari perkembangna teknologi. “Dari luarpun bisa melayani jasa kesehatan melalui digital. Kalau saya dari Ditjen KPI lebih fokus pada perdagangan dan perundingannya saja,” ungkapnya.

Ia berharap, kedepannya peraturan nasional harus mengikuti dinamika perkembangan yang akan datang, dengan perkembangan teknologi peraturan harus mengikuti perkembangan itu. (juwita)

Baca juga :  Budi Jatmiko : PTN dan PTS Harus Punya Kredibilitas

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita