oleh

Pusat Studi Gender UIN Latihan Bagi Peserta Pendamping

Kolom:Pendidikan|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melayani dan mendampingi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di kota Palembang, maka Pusat Studi Gender Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah  melakukan pelatihan khusus untuk peserta pendamping di hotel Duta Palembang, Selasa (21/02).

Rina Antasari selaku Pembicara, mengungkapkan bahwa KDRT merupakan masalah yang biasa terjadi di lingkungan sekitar dan termasuk masalah yang sangat sensitif dalam hal penanganannya.

Salah satu faktor terjadinya KDRT yakni faktor ekonomi yang biasanya kurang untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, faktor pendidikan rendah, tidak bisa menghargai kekurangan, dan kesempatan.

Baca juga :  FISIP Di Tuntut Untuk Tanggap Terhadap Perkembangan Zaman

Dalam hal ini, tugas sebagai pendamping yakni ikut serta dalam proses dan memilih bentuk perlindungan bersama.

“Para pendamping korban KDRT hendaknya meminta keterangan tanpa tekanan, mencari informasi tentang kebenaran yang terjadi, memberi nasihat, dan mencari penerjemah bila diperlukan,” urainya.

Lanjut Rina, untuk pencegahan, bisa melakukan komunikasi yang efektif, pasangan saling memberi dukungan moril, menjalin keterbukaan, dan saling memaafkan.

“Dalam pelatihan pendamping KDRT ini diharapkan semua pihak dapat saling menjaga kerukunan dalam rumah tangga agar tetap harmonis dan berjalan dengan baik, tukasnya,”.

Baca juga :  Tim Penggerak PKK Sumsel Gelar Penyuluhan Narkoba

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita