oleh

Terintegrasi Dengan Islamic Center dan Masjid Raya Sriwijaya, Kampus UIN Terapkan Konsep Green Campus

Kolom:Pendidikan|12 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pembangunan kampus Universitas Islam Negeri Raden Fatah di Jakabaring Palembang Sumatera Selatan terus dikebut. Kampus yang bakal terintegrasi dengan Islamic Center dan Masjid Raya Sriwijaya akan dibangun di atas lahan seluas 15 Hektare dengan anggaran dari Islamic Development Bank (IDB)  sebesar Rp 490 miliar

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Dr HM Sirozi MA Phd menjelaskan untuk pembebasan lahan  dari total 30 hektar lahan, 15 hektar diantaranya telah memiliki sertifikat sedangkan untuk delapan hektare akan segera memiliki sertifikat. “Sisanya masih proses ganti rugi, Insya Allah semua akan selesai yang penting lahan 15 hektare itu sudah cukup untuk membangun kampus sesuai dana dari IDB,”  ungkapnya.

Baca juga :  Mahasiswa Unsri Diberi Pencerahan Tentang Layanan Prima

Sementara,  untuk master plan pembangunan kampus UIN, Sirozi mengatakan  akan dikirim ke Islamic Development Bank (IDB) di Jeddah  pada 10 April mendatang.

“Kita targetkan awal Juni sudah ada persetujuan, setelah itu baru dilakukan lelang pembangunan, dan pada awal Oktober sudah peletakan baru pertama,” jelas Sirozi pada awak media, usai bertemu dengan Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin untuk melaporkan progress pembangunan kampus UIN, Senin (27/03).

Sirozi menyebutkan, pada Desember 2018 mendatang, pembangunan kampus UIN sudah selesai  untuk pembangunan  sembilan unit gedung, terdiri dari gedung yang paling besar yakni Gedung Perpustakaan setelah itu gedung laboratorium terpadu dan gedung rektorat.

Baca juga :  SMA Negeri Sumsel Pegang Teguh Komitmen Say No To Drugs

“Enam gedung lainnya itu untuk fakultas baru seperti fakultas FISIP, Science dan Teknologi,” ungkap Sirozi.

Untuk lelang pembangunan kampus UIN, Sirozi mengungkapkan bahwa tidak semua perusahaan yang bisa mengajukan proposal, harus memiliki  sertifikat sesuai standar IDB.  “Lelangnya di Jakarta, Kementerian Agama yang melakukannya  dan tidak   semua perusahaan bisa masuk,” kata dia.

Menurutnya,  kampus UIN di Jakabaring akan berbeda dari kampus lainnya karena konsep yang diterapkan berupa green campus dengan dikelilingi kanal dan disediakan hutan wisata seluas dua.hektare.

Baca juga :  Ribuan Guru Olahraga Basket se-Sumsel Ikuti Pelatihan dari Jr NBA

“Kita buat konsepnya ramah lingkungan ada kanal, hutan wisata dan arsitektur gedungnya hemat energi,” katanya.

Selain itu, Sirozi menuturkan kampus UIN akan terintegrasi dengan Islamic Center dan Masjid Raya Sriwijaya dengan tujuan untuk saling memperkuat Islamic Center di Sumsel. Kampus UIN juga tidak akan membangun kampus karena sudah disediakan semacam terowongan untuk mahasiswa dan civitas akademik  hilir mudik dari kampus ke masjid.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita