oleh

1.399 Taksi Online Terdaftar di Asosiasi Driver Online Sumsel

Kolom:Peristiwa|19 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Sebanyak 1.399 kendaraan taksi online terdaftar di Asosiasi Driver Online Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Jumlah kendaraan tersebut merupakan dari taksi yang berasal dari Grab Car, Go Car dan Uber.

Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Provinsi Sumsel Yoyon Septrianto, mengatakan untuk saat ini yang terdaftar di ADO Sumsel sekarang sudah ada sebanyak 1.399 kendaraan dan itu belum yang lainnya.

“Misal Sumsel hanya mendapat kuota 1.700 itu kami masih sangat keberatan dan itu jelas kurang,” ucap Yoyon, Jumat (22/12).

Baca juga :  Tinjau Check Point, Gubernur Sumsel Pastikan Pelanggaran PSBB di Palembang Turun

Kata dirinya, mengingat dalam peraturan pembatasan kuota taksi online nantinya juga dibagi berdasarkan wilayah. Ia mengatakan, seperti wilayah I terdapat tiga daerah yakni Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir (OI) mendapat kuota sekitar 1.000 unit.

Lalu, lanjutnya, untuk sisanya sekitar 700 tersebut dibagi untuk di luar tiga wilayah itu. Menurutnya kuota itu untuk angkutan sewa khusus saja, artinya kendaraan roda empat saja.

“Jadi jika hanya 1.700, bagaimana nasib ribuan driver lainnya yang tersebar di Sumsel. Sementara sekarang ini aplikator masih terus merekrut dan belum melakukan pemberhentian perekrutan,” jelas dia.

Baca juga :  Dukungan SO Gubernur 2018 - 2023 Terus Mengalir

Untuk itu, dengan adanya jumlah taksi online yang dibatasi berarti jumlah taksi saat ini lebih banyak dari kuota yang ditetapkan pemerintah. Untuk itu pihaknya akan terus berusaha memperjuangkan nasib yang lainnya. Untuk itu pihaknya minta agar bagaimana caranya aplikator untuk berhenti merekrut jika memang kuota ini dibatasi.

“Kuota ini sangat masih kurang, kami akan terus memperjuangkan teman-teman seprofesi lainnya. Karena kalau menurut kami kuota yang selayaknya adalah 2.500,” ungkapnya.

Dia menambahkan, upaya yang akan dilakukan ADO Sumsel akan melakukan sosialisasi ke driver yang ada di Sumsel. Pihaknya juga segera menyampaikan ke pemerintah soal peraturan gubernur yang merupakan turuan dari Peraturan Menteri Perhubungan. Rip

Baca juga :  Wagub Sumsel Prihatin Jembatan Komering Ambruk

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita