oleh

200 ASN Kemenag ikuti Evaluasi Akselerasi Reformasi Birokrasi

Kolom:Peristiwa|10 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berbenah dan berinovasi khususnya terkait peningkatan indeks reformasi birokrasi. Bentuk keseriusan untuk mencapai komitmen tersebut Subbag Kepegawaian dan Ortala Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel menggelar kegiatan evaluasi dan Strategi Akselerasi Reformasi Birokrasi.

Kegiatan Akselerasi Reformasi Birokrasi yang diikuti oleh 200 ASN Kemenag Sumsel tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumsel HM. Alfajri Zabidi, Selasa (18/09) di Hotel Grand Inna Daira Palembang.

Peserta merupakan Kasubbag di jajaran Kanwil Kemenag Sumsel, Kasubbag TU Kankemenag Kab.Kota, Kepala Madrasah serta pelaksana pada seluruh satker di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel.

Dalam sambutannya Alfajri meminta kepada seluruh jajaran Kemenag Sumsel untuk memlaksanakan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu Integritas, Profesionalitas, Tanggung Jawab dan Keteladanan.

Baca juga :  Selain Buku Nikah, Calon Pengantin Sematang Borang Dapat Kartu Nikah

Menurut Alfajri perlu adanya perubahan layanan karena kita berada di jaman now, maka kkonsep layanan juga harus disesuaikan dengan jaman now.

“Terjadi perubahan layanan karna kita berada di zaman now, manusia zaman now, melayani masyarakat zaman now, maka ASN juga harus zaman now. Sehingga ASN juga harus berubah mindsetnya tujuan dan kultur harus sesuai dengan jaman now,” ucap Fajri

Salah satu peningkatan layanan jaman NOW yang dilakukan Kemenag adalah adanya Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Apabila belum ada belum meningkatkan kinerja layanan public.

“Alhamdulillah Kanwil Kita termasuk yang ke empat yang sudah memiliki PTSP, tingkat Kankemenag Kab.kota yang ke 2 Kemarin sudah saya resmikan. Dan kedepan akan dilaksankan di KUA kecamatan” tuturnya.

Baca juga :  Ishak Mekki Apresiasi diresmikannya Apotek dan Laboratorium

Selain itu, menurut Alfajri salah satu indicator Reformasi birokrasi adalah aparaturya siap, sungguh-sungguh, aparaturnya ikhlas, dan aktif dalam melayani masyarakat. Maka sebagai konsistensi Kemenag sebanyak 200 ASN dilatih.

Ia berharap kedepan bagaimana implementasi tersebut dilaksankan, inilah kunci bagaimana akselerasi reformasi birokrasi Sumsel dengan satkernya yang ada di 17 kabupaten kota. Serta ASN diharapkan bisa mengerti problema secara makro dan tahu apa yang harus dilakukan.

“Mudah mudahan nilai reformasi birokrasi kita yang nomor 6 nasional sepadan dan sejalan dengan niat dalam bentuk kegiatan yang dilaksanakn di hotel grand inna daira. Menjadi satu tekad kita untuk berkontribusi mewujudkan good governance di Kemenag RI khususnya di Kemenag Sumsel,” harapnya.

Baca juga :  Dimas Ekky dan Andi Gilang Raih 10 Besar di Valencia

Pada kesempatan itu pula Ketua Panitia Plt. Kabag Tata Usaha H. Muhammad Ali mengatakan bahwa semangat era perubahan yang tercetus dalam reformasi birokrasi, perlu ada evaluasi pelaksanaan program RB dan akselerasi dalam upaya mencapai good government melalui 8 area perubahan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Dijelaskannya, yaitu manajemen perubahan, penguatan peraturan perundang-undangan, penguatan kelembagaan, penguatan atta laksana, system manajemen SDM ASN, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan system pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan public.

“Kegiatan yang dilaksnakan hingga 20 September mendatang tersebut mengangat tema evaluasi Kinerja dan strategi akselerasi demi peningkatan layanan reformasi birokrasi,” tutupnya. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita