oleh

5 Komisioner KPAID Kota Palembang Dikukuhkan

Kolom:Peristiwa|187 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Palembang periode 2016-2021 hari ini dikukuhkan di ruang rapat Parameswara Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Kamis (13/10).

Walikota Harnojoyo dalam sambutannya melalui Sekretaris Daerah, Harobin Mustofa bahwa kita semua tahu bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang berhak untuk mendapatkan perlindungan, perawatan dan bimbingan. Perawatan dan bimbingan serta pendidikan anak adalah merupakan kewajiban kemanusiaan yang harus dilaksanakan mulai dari orang tua keluarga, masyarakat dan pemerintah.

Kita memaklumi situasi dan kondisi saat ini, kita selalu mendengar, bahwa sering di media atau dimana-mana, dimana kondisi yang mencerminkan begitu banyak penyalahgunaan terhadap anak, ekploitasi, diskriminasi dan mengalami berbagai tindakan kekerasan yang membahayakan perkembangan jasmani, rohani dan sosial anak-anak kita.

Baca juga :  Raih Skor 800 Point, PKK Sumsel Juarai Lomba Memasak Pindang

Keadaan ini tentu sangat memprihatinkan bagi kita semua, karena anak dari segi aspek agama merupakan amanah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus tentu dijaga harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dari aspek kehidupan berbangsa dan bernegara tentulah anak merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan penentu masa depan bangsa dan Negara, bangsa Indonesia ini kedepan. Untuk itu mari kita perlu upayakan, upaya-upaya konkrit dalam rangka memberikan perlindungan khusus kepada anak-anak yang berada dalam kesulitan tersebut. Jelas Harobin

Baca juga :  PT Pelindo II Akan Kembangkan Pelabuhan di Tanjung Carat

Selain itu salah satu komisioner KPAID, Romadhoni mengatakan bahwa anggota komisi yang dikukuhkan hari ini baru sebatas nama-nama anggota komisioner belum sebagai struktur KPAID. Untuk itu setelah ini anggota terpilih akan segera menentukan siapa yang akan menjadi ketua KPAID Kota Palembang periode 2016-2021.

Pada dasarnya perekrutan anggota KPAID ini melalui tahapan-tahapan tes secara tertulis, wawancara kemudian dilanjutkan dengan rapat dengar pendapat dengan komisi IV DPRD Kota Palembang. Setelah itu komisi IV menyerahkan kepada pemerintah kota dalam hal ini walikota yang berwenang menentukan siapa-siapa yang akan menjadi komisioner KPAID. Jelas Doni

Baca juga :  Wow, Janji Gubernur Sumsel Berikan 1.000 Ustad-Ustadzah Honor Bukan Isapan Jempol

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Palembang Nomor 389/KPTS/XI/2016, Ada lima (5) orang komisioner KPAID 2016-2021 yaitu : RM. Romadoni, S.TH.I, Ahmad Romi Afriansyah, S.Ag, Muhammad Syukri, S.Ag, SH, MH., Juman Asri, S.Pd, Ir. Hj. Tri Widiyatsih, M.Si.

Tugas KPAID kota Palembang periode 2016-2021 diantaranya adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak; memebrikan masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan tentang penyelenggaran perlindungan anak; mengumpulkan data dan informasi mengenai perlindungan anak; memberikan laporan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. (Sibawaihi)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita