oleh

66 Paket Sabu Berhasil Diamankan

Kolom:Hukum, Peristiwa|2 kali dilihat

Nuansakita – Palembang : Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel, melalui Subdit III yang dipimpin oleh AKBP Syahril Musa berhasil mengamankan 66 paket narkoba jenis sabu dan 210 butir pil ekstasi logo pinguin dan kerang dari tangan tersangka Ismail Yudha di lokasi jalan Segaran Gang Ujung Tanjung Rt 10 Rw 03 Kelurahan 09 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada hari Jum’at 23 Desember 2016 sekitar 16.00 Wib. 66 paket sabu tersebut terdiri dari 1 paket besar, 48 paket sedang dan 17 paket kecil dikonversikan dalam gram menjadi 513 gram.

Kronologi penangkapan, berawal dari informasi warga bahwa disekitaran tempat tinggal (TKP) terdapat bandar narkoba yang kerap kali meresahkan warga. Berbekal itu, Subdit III Ditresnarkoba diterjunkan untuk melakukan penangkapan terhadap bandar. Saat penggerebekan di TKP terdapat satu orang tersangka yang berusaha mengelabui petugas dengan berpura-pura mencuci pakaian dibagian belakang rumah dan rumah terkunci dari dalam.

Baca juga :  Sumsel Miliki 171 Desa Peduli Api di Kawasan Karhutla

Petugas berusaha mendobrak pintu, namun secara tiba-tiba terlihat ada yang melemparkan sebuah tas anak-anak dari atas rumah. Melihat itu, petugas memeriksa dan didapatkan barang bukti berupa sabu dan pil ekstasi tersebut. Lalu, petugas berupaya menangkap tersangka yang berusaha melarikan diri dan berhasil meringkusnya.

Tersangka Ismail mengaku, bahwa ketika itu dirinya sedang mencuci pakaian dan ditelpon oleh Tina (30) pemilik rumah, untuk membuang bungkusan yang ada didalam ember. Mendengar itu, tersangka Ismail langsung membuangnya dan tidak mengetahui kalau yang dibuang itu adalah narkoba.

Baca juga :  Proyek Kelistrikan di Provinsi Sumsel Diresmikan

“saya tidak tahu pak, kalau itu narkoba. Saya hanya disuruh buang oleh Tina dan Suaminya Aan (38) yang merupakan pemilik bungkusan itu,”ujarnya saat gelar perkara di Ditresnarkoba Polda Sumsel,  (29/12).

“Saya tidak tahu apa-apa dan tidak terlibat dengan mereka berdua,”Tambahnya.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, Aan dan Tina yang diduga pemilik sabu dan ekstasi ini masih dalam pengejaran, diduga keduanya merupakan bandar besar yang sedang berupaya mengedarkan narkoba pada malam tahun baru. “Selain mereka, banyak lagi yang kami kejar, diduga mereka merupakan jaringan narkoba dari Medan,”ucap Kombes Pol Tommy.

Baca juga :  Pergunu Pertanyakan Gaji Guru Honorer Masih Molor

Lanjutnya lagi, dengan ditemukannya barang bukti sabu, ekstasi dan timbangan digital. Tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 Jo 132 ayat 1 Subsider pasal 112 ayat 2 jo 132 ayat 1. “dikenakan pasal itu, meskipun tersangka membantah terlibat, namun terbukti tersangka ikut serta dalam penyimpanan barang haram tersebut,”. Tutupnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita