oleh

Alex Noerdin : CSR Perusahaan di Sumsel Kecil

Kolom:Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Alex Noerdin, memandang dana Coorporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan perusahaan di Sumsel masih minim dan sangat memprihatinkan. Padahal, dampak  dari proses kerja yang dilakukan bisa merugikan dan merusak lingkungan.

“Memang dapat bagi hasil berdasarkan aturan tapi jumlah yg diterima tidak bisa memperbaiki lingkungan yang di rusak,  jauh lebih mahal,” ujar Alex Noerdin disela kegiatan Seminar Nasional CSR
Pemahaman dan Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan lLingkungan (CSR) bagi Badan Usaha di Sumsel  yang diselenggarakan oleh Forum CSR Kesos Sumsel di Auditorium Graha Bina Praja, Selasa (07/02).

Baca juga :  Dirut JSC Ikuti Penerbangan Perdana Garuda Indonesia dari Makasar ke Palembang

Dikatakan Alex Noerdin, dari dana CSR perusahaan memiliki kewajiban untuk turut serta dalam pembangunan di daerah. Oleh karena itu, Kepala daerah baik itu bupati maupun walikota memiliki peran penting untuk mengontrol dan mengatur dana CSR yang didapat dengan tepat sasaran.

“CSR itu wajib meskipun kondisi perusahaan tersebut sedang untung atau rugi,” tegasnya.

Meskipun CSR adalah kewajiban bagi perusahaan, namun menurut Alex Noerdin masih ada saja perusahaan memberikan dana CSR tidak sesuai dengan keuntungan yang didapat dari hasil mengolah kekayaan alam di Sumsel.

Baca juga :  Transportasi Asian Games di Palembang Dijamin Tak Ada Masalah

“Ada perusahaan sudah jelas untung besar tapi CSR yang diberikan sangat kecil. Padahal CSR ini untuk rakyat, pahalanya besar kalau penggunaannya benar,” ungkap mantan bupati Muba dua periode ini.

Untuk itu, Alex mengharapkan agar perusahaan segera sadar diri dan memberikan dana CSR untuk rakyat sesuai dengan keuntungan apa perusahaan.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita