oleh

AMPSS Pertanyakan Retribusi Parkir dan Izin di Lorong Basah Kawasan Pasar 16 Ilir

Kolom:Peristiwa|20 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Sumatera Selatan (AMPSS) berunjuk rasa di kantor Walikota Palembang. Jum’at (10/03/2017)

Kedatangan mereka untuk menyampaikan untuk mempertanyakan tentang adanya dugaan praktik gratifikasi atau Pungli di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang serta dugaan penyelewengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor retribusi parkir di Kota Palembang.

pihaknya menduga, telah terjadinya penyimpangan pada pendapatan Parkir di Kota Palembang yang dinilai telah menyalahi Perda Kota Palembang nomor 16 tahun 2011 yang diduga dilakukan oleh UPTD Parkir Dishub Kota Palembang.

Baca juga :  Tampung Tamu Asing, Siapkan Rumah Penduduk Sebagai Homestay

Koordinator AKsi, Rohadi menyebutkan bahwa pihaknya menduga adanya Pungli (Pungutan Liar) yang diduga dilakukan oleh Satuan Pol PP Kota Palembang yang terjadi di kawasan lorong basah Pasar 16 Palembang.

“Karena berdasarkan Perwali Nomor 11 tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan, Penataan dan Pengelolaan Pasar Tradisional Swasta dan dalam konteks ini kami menduga lokasi di lorong basah sekitar Pasar 16 Ilir tidak memiliki izin sebagaimana peraturan yang dimaksud. Selain itu dinilai telah melanggar pedoman pendirian dan pembangunan yang tertera pada Pasal 4 ayat 2,” ujar Rohadi.
Perwakilan massa aksi diterima oleh Robinsi, Staf Ahli Bidang Sosial dan Masyarakat Pemerintah Kota Palembang.

Baca juga :  Gubernur Sumsel Minta Turnamen Bola Volly Makin Digalakkan

“Apa yang akan menjadi tuntutan akan dilaporkan kepada Bapak Walikota dan akan memanggil Dinas yang terkait”. jelas Robinsi.

Sebelum melakukan aksi demo di Kantor Walikota, para peserta aksi lebih dulu melakukan aksi di Mapolda Sumsel. Di Mapolda Sumsel, massa aksi diterima oleh Kompol Andi Bidang Humas Polda Sumsel.

“Semua tuntutan secara tertulis sudah kami terima, selanjutnya akan kami sampaikan ke pimpinan kami yang mempunyai wewenang untuk ini,”ungkap Kompol Andi.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita