oleh

Asian Games di Palembang, Alex Pastikan Zero Conflict

Kolom:Peristiwa|103 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Jakabaring mulai dibangun pada tahun 2010, di lahan rawa-rawa di tengah kota Palembang, Sumatra Selatan. Kini, Kompleks Jakabaring dan segala sarana pendukungnya telah siap digunakan untuk perhelatan akbar olahraga Asian Games, pada Agustus 2018.

Demikian diungkapkan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Kamis (12/07). Disampaikan Alex, Jakabaring dibangun 2010 dari awalnya rawa-rawa di tengah Kota Palembang, di tengah cuaca ekstrem, dan dana yang tidak jelas.

“Ketika itu, semua orang tidak percaya. Tapi alhamdulillah dengan ridha Allah, pada November 2011 jadi seperti ini,” tuturnya.

Baca juga :  Gubernur Alex Sampaikan Tanggapan dan Jawaban Enam Raperda DPRD Sumsel

Kemudian, Alex membeberkan, ada athlete village, ada tiga tower lama, lima tower baru, ada satu tower 10 lantai, dan ada dining hall yang mampu tampung 2.000 atlet.

“Bahkan, kalau mau bertanding, sambung dia, tinggal jalan kaki 10 menit ke venue, atau bisa juga menggunakan golf car, jika memang harus membawa barang-barang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, dengan adanya Asian Games, kawasan Palembang dapat memperluas jalan tol.

“Kami juga dapat membangun Jembatan Musi 2, flyover, underpass, dan rumah sakit milik pemerintah. Bandara kita dua lantai, dengan penumpang per tahun menjadi empat juta per tahun. Ada juga LRT pertama di Indonesia,” katanya.

Baca juga :  Sekolah Tinggi ISNU Sumsel Dipastikan Terwujud Tahun Ini

Dia menuturkan, di komplek olahraha itu ada juga enam rumah ibadah bagi enam agama berbeda yang diakui di Indonesia. Keenam rumah ibadah itu, dibangun bersebelahan tanpa pagar.

“Insya-Allah minggu depan sudah selesai. Itu sekaligus menjadi bukti bahwa di Sumsel zero conflict,” tuturnya.

Terakhir, Alex mengingatkan, semua progres positif terkait persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang bukanlah terjadi tanpa alasan. Namun, ada sejumlah pengalaman yang mendasari kemampuan tersebut.

“Kami di Sumatra Selatan bukanlah karbitan. Kita memang berpengalaman. Di antaranya pada 2004 untuk PON, kemudian SEA Games pada 2011, dan juga pada Asian University Games 2014. Insya-Allah masyarakat kita siap dan juga pemerintah insya-Allah siap. Tidak usah khawatir,” ungkap dia. Rip

Baca juga :  Telegram Di Blokir, Karena Pemerintah Utamakan Keamanan Negara dan Masyarakat

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita