oleh

Baru 61 Persen, Jembatan Musi VI Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Kolom:Peristiwa|62 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Jum’at (23/03), progress Jembatan Musi VI yang saat ini dibangun di Palembang sudah mencapai sekitar 61,1 persen. Meski begitu, pengerjaan jembatan tersebut sejauh ini masih menemui kendala. Kendala itu adalah pembebasan lahan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Musi VI, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM TR) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Joko Saputra, mengatakan saat ini masih terdapat kendala. Yakni masih terdapat lahan yang belum dibebaskan.

“Jadi kita mengerjakan apa yang bisa dikerjakan dulu. Misal pengencangan baut dan pembersihan lantai dulu,” ucap dia.

Baca juga :  1 November Jalur Pelayaran Sungai Musi Akan Ditutup Untuk Pembangunan LRT

Ia juga menyampaikan, dari progres itu sehingga pengerjaan fisik tersisa 39 persen tersebut. Menurutnya, untuk normal pengerjaanya sendiri dengan sisa progres itu paling tidak butuh waktu selama tiga hingga 4 bulan.

Sedangkan untuk pelaksanaan Asian Games 2018 di Kota Palembang tahun ini, disampaikan dirinya pun tinggal empat bulan lagi persisnya pada Agustus 2018 mendatang.

Ia merincikan, pengerjaan yang belum bisa dikerjakan itu tiang yang menyambungkan ke jalan utama. Mulai dari tiang satu, tiang dua, dan tiang tiga di Seberang Ilir. Lalu, tiang 11 yang ada di bagian Seberang Ulu, serta abodsmen 1 dan 2.

Baca juga :  Terkait Penguatan Ekonomi, Badan Anggaran DPR RI Kunker ke Sumsel

“Secara fisik Jembatan Musi VI ini tidak ada masalah. Jika pembebasaan lahan sudah selesai, para pekerja siap kerja,” tambahnya.

Menurutnya, lahan yang belum bebas ini totalnya ada puluhan rumah. Dari informasi yang diterima kabarnya tinggal pencairan saja, namun sejauh ini belum ada info lebih lanjut.

Bahkan, pihaknya pun sudah sering ditanya penduduk kapan pencairannya, namun untuk masalah pembebasan lahan itu bukan wewenang pihaknya melainkan PPK Pembebasan Lahan. Rip

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita