oleh

Beli New BeAT eSP CBS Plus Pakai Pecahan Rp. 2000

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Hasan Setiawan atau Ahok, pria yang tinggal di kawasan jalan Pangeran Ratu Jakabaring ini mendadak menjadi perbincangan masyarakat Palembang. Dikarenakan sehabis membeli motor matik di salah satu dealer Astra Motor Sumsel, CV Lestari Motorindo yang bertempat di jalan A Yani No 200 – 201 Kertapati, Palembang (6/11). Tidak ada hal spesial, yang menjadi perhatian yaitu Hasan membeli motor New Honda BeAT eSP CBS Plus seharga Rp 15.670.000 menggunakan uang pecahan Rp 2.000. Uang kertas pecahan Rp 2000 tersebut merupakan hasil tabungan Ahok dengan anak-anaknya selama 3 tahun.

Baca juga :  Dilalap Si Jago Merah, 23 Rumah di Lorong Manggis Silaberanti Ludes

Menurut penuturan Ahok, ia sedang menunggu ban mobilnya diganti didekat bengkel yang bersebelahan dengan Dealer CV Lestari Motorindo. Sembari menunggu ban mobilnya selesai, maka ia mampir ke dealer tersebut dan bertanya ke salah satu Marketing Counter CV Lestari Motorindo, Sofian Hadi, terkait harga motor matik Honda.

“Awalnya pak Ahok bertanya beberapa jenis motor yang kita jual beserta harganya. Setelah ngobrol panjang lebar kemudian beliau pun setuju untuk membeli satu unit motor New Honda BeAT eSP CBS Plus seharga Rp15.670.000 untuk pembayaran secara tunai dan uang akan diambil di rumahnya kawasan Jakabaring.” Ujar Sofian.

Baca juga :  Pembangunan Jembatan Musi IV Dipastikan Terus Berlanjut

Pada hari tersebut, motor juga langsung diantarkan Sopian ke kediaman Ahok, tak disangka ternyata Ahok dan istrinya membayar lunas dengan uang pecahan Rp 2.000. Setelah ditotal, jumlah lembaran uang tersebut sebanyak 7.585 lembar, di mana karyawan CV Lestari Motorindo membutuhkan waktu selama 5 jam untuk menghitung kembali uang yang dibayarkan Ahok beserta istrinya.

“Sebelum melakukan pelunasan, ibu Novi (istri Ahok) sedikit malu ketika kami datang ke rumahnya. Setelah ngobrol beberapa menit, kemudian bu Novi menyampaikan kepada saya bahwa untuk pembayarannya menggunakan uang pecahan Rp 2.000. Di mana uang tersbut merupakan hasil tabungan anak-anaknya.” Kembali penuturan Sofian.

Baca juga :  Penuhi Pasokan Listrik, PLN Bangun Lima Gardu Induk

Diakui Ahok, ia tak menyangka karena membeli motor matik menjadi sebuah fenomenal di kota Palembang, menurutnya ia membeli motor tersebut karena tidaksengajaan. Tetapi beliau selalu mengajarkan kepada anak-anaknya apabila menginginkan sesuatu belajarlah untuk menabung “Motor ini untuk anak-anak saya, tidak menyangka juga kalau mereka setiap hari menyisihkan uang jajan mereka dan dimasukkan ke dalam kardus.” menurut penuturan Ahok. (juwita)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita