oleh

BKKBN Sumsel Gelar Rakorda, Tingkatkan Program Bersama Mitra Kerja

Kolom:Peristiwa|16 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi Daerah membahas tindak lanjut dari hasil Rakornas BKKBN bertempat di hotel Aston Palembang, Selasa (07/03).

Rakorda ini adalah kelanjutan dari Rakor Nasional yang dibuka langsung oleh bapak wakil Presiden pada tanggal 6-7 Januari 2017 di Jakarta tepatnya di Ancol,” demikian ungkap Mukminin selaku Sekretaris BKKBN Sumatera Selatan.

Mukminin menceritakan, pada waktu Rakornas bapak wakil presiden menekankan kepada BKKBN supaya saat ini dan kedepan meningkatkan kemitraan kepada semua mitra kerja BKKBN terutama dengan TNI, Polri, Ikatan Dokter Indonesia dan pihak-pihak lain yang berkepentingan untuk memacu program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Baca juga :  Guru di Sumsel Tidak Boleh Ketinggalan Teknologi

Berdasarkan UU No. 52 Tahun 2009 Tentang Pembangunan Keluarga bahwa program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga berubah menjadi Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional.

“Dulunya badan koordinasi tetapi walaupun namanya berganti badan kependudukan tapi tetap kita meningkatkan koordinasi dengan semua mitra kerja,” ungkapnya.

Peserta Rakorda seluruh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB se Sumsel artinya yang dititip oleh 17 Kabupaten/Kota. Kemudian ada juga pejabat Eselon III seperti Sekretaris, Kepala Bidang KB, Kepala Bidang KS, Kepala Bidang Kependudukan seluruh Kabupaten/Kota.

Saat ditanya soal program BKKBN Mukminin mengatakan Sejak tahun 2016 BKKBN secara nasional sudah mencanangkan pembentukan Kampung KB yaitu satu Kabupaten satu Kampung KB. “Kemudian pada tahun 2017 ini untuk di Sumsel pencanangan dan pembentukannya akan dilakukan sebanyak 231 Kecamatan artinya satu Kecamatan satu Kampung KB.
“Pencanangan dan pembentukan kampung KB ini adalah instruksi Presiden bukan BKKBN. Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada kita semua yang dilakukan pencanangannya pada awal Januari 2016 yang lalu di Cirebon, Jawa Barat, tujuannya adalah supaya program KB ini digalakkan kembali,” tambahnya.

Baca juga :  Menkes Nila Launching URC Ambulance Motor 119

Untuk diketahui Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembanguan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Kampung KB dibentuk sebagai salah satu upaya penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sehingga dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Tujuan secara umum terbentuknya Kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan  sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Baca juga :  BPD Hipmi Sumsel Tentukan Pemimpin Yang Baru

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita