oleh

Bocah 16 Tahun Nikahi Nenek Berumur 71 Tahun, Alex Neordin : Itu Langgar Aturan Hukum

Kolom:Peristiwa|7 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Masyarakat Indonesia terutama provinsi Sumatera Selatan dihebohkan dengan pemberitaan remaja umur 16 tahun yang menikahi nenek berusia 71.

Selamat Riyadi merupakan pemuda asal Baturaja, Sumsel menikahi Rohaya yang nenek usia 71 tahun yang telah berlangsung pada 2 Juli lalu.

Tak pelak pemberitaan ini menuai berbagai respon baik positif dab negatif dari seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin. Menurut orang nomor satu di Sumsel ini jika merujuk kepada UU perkawinan tersebut tentu menyalahi, sebab usia Selamat belum mencapai usia yang ditentukan oleh UUP tersebut, sehingga perlu dipahami secara baik dan benar.

Baca juga :  Setara Institute Mendesak Agar Reformasi TNI Dan Polri Dijalankan

“Tentu ada UUP yang mengatur tentang persyaratan yang harus dipenuhi oleh pasangan yang akan melaksanakan pernikahan, kalau tidak terpenuhi tentu tidak bisa begitu saja melakukan pernikahan,” urainya singkat.

Ia mengatakan, peristiwa pernikahan yang sudah dilaksanakan oleh pasangan Selamat Riyadi dan Rohaya tentu adalah peristiwa yang tak wajar, namun sebelum menyalahkan tentu perlu pula diketahui motif pasangan tersebut nekad melangsungkan pernikahan.

Secara hukum negara tambah Alex, tentu ini adalah melanggar, karena sebelum menikah keduanya tentu yang perlu di penuhi masalah usia, kalau itu tidak terpenuhi maka jelas melanggar.

Baca juga :  Imbas Covid-19, Pendaftaran Nikah Kini Ditunda

Sementara itu, seperti diketahui pasangan Selamat Riyadi dan Rohaya, meski sudah menikah dihadapan penghulu namun kebahagian pasangan ini belum sempurna, karena pernikahannya belum tercatat di Kantor Urusan Agama dan ini tentu menjadi persoalan bagi pasangan kontraversial ini, karena belum mendapat pengakuan resmi dari pemerintah.

Didalam Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawianan mengatur perkawinan warga negara Indonesia harus memenuhi ketentuan. UUP diatur umur orang yang akan kawin, di dalam ketentuan Pasal 7 ayat (1) UUP disebutkan bahwa Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan 90pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun.

Baca juga :  Club Basket Hang Tuah Sumsel Targetkan Kemenangan

Pada saat menikah dihadapan penghulu umur Selamat masih 16 tahun. Apabila salah satu atau kedua-duanya dibawah umur maka terlebih dahulu harus melalui penetapan Pengadilan Agama (PA).

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita