oleh

Capaian Peserta Jaminan Kesehatan Hanya 57 Persen, Sumsel Belum Universal Health Coverage

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Masih banyak masyarakat yang belum mengikuti jaminan kesehatan di Sumsel berdampak terhadap pencapaian Universal Health Coverage (UHC), sehingga hingga saat ini Sumsel belum mencapai UHC, karena pencapaian Sumsel hanya 57,7 persen, sementara target pencapaian harus 95 persen.

“Sekarang jumlah warga di Sumsel yang memiliki kartu BPJS Kesehatan baru 57,7 persen atau tercatat sebanyak 4.703.399 orang dari jumlah penduduk sekitar 8.146.207,” ucap Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Suamtera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu, dr. Erna Wijaya Kesuma, MM, AAK, Rabu (03/01).

Baca juga :  Penanganan Covid-19 Sumsel Tetap Diupdate Secara ‘Online’ Bareng Awak Media

Lanjut dia, jadi yang belum terdaftar jaminan kesehatan sekitar 3,4 juta warga. Mereka yang belum mendaftar kebanyakan yang bergabung di perusahaan mikro-mikro atau perusahaan kecil seperti itu.

“Kalau yang bergabung di dalam perusahaan makro rata-rata sudah memiliki BPJS Kesehatan,” tambahnya.

Kata dia, tahun 2017 ini 95 % atau 489 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota sudah terintegrasi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui program JKN-KIS. Tercatat 3 provinsi (Aceh, DKI Jakarta dan Gorontalo), 67 kabupaten dan 24 kota sudah lebih dulu UHC di 2018. Kemudian yang berkomitmen akan menyusul UHC lebih awal, yakni tiga provinsi (Jambi, Jawa Barat dan Jawa Tengah), serta 59 kabupaten dan 15 kota.

Baca juga :  Usai Sholat Idul Fitri, Gubernur Alex Ajak Masyarakat Lupakan Perselisihan dan Perbedaan

Sementara Kedeputian Wiiayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu, kabupaten/kota yang telah melakukan integrasi terhadap lrogram JKN-KIS yaitu, Kabupaten OKI, Muba, Palembang, Banyuasin, OI, OKU, Muara Enim, Prabumulih, OKU Timur, OKU Selatan, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lubuklinggau, Pagar Alam, Empat Lawang, Pangkalpinang, Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, Belitung, Belitung Timur, Muko-muji, dan lainnya.

Sedangkan yang sudah UHC adalah Kabupaten Belitung jumlah peserta 150.171 jiwa. Saat ini peran Pemda sudah sangat baik, khususnya dari segi komitmen dalam mendaftarkan warganya menjadi peserta JKN-KIS melalui integrasi program Jamkesda.

Baca juga :  Setiap Kelurahan di Palembang Sudah Miliki Rumah Tahfidz

“Kami juga sangat berterimakasih kepada Pemda yang sudah mendorong UHC di daerah masing-masing dan kami harap seluruh Pemda dapat melakukan hal itu, mendukung dan merealisasikan rencana strategis nasional serta amanah UU Nomor 40 tahun 2004,” tukas Erna. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita