oleh

Datangkan Pakar Sosial Dari Berbagai Negara, HIPIIS Gelar Konferensi Internasional

Kolom:Budaya, Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Himpunan Indonesia Untuk Pengembangan Ilmu Ilmu Sosial (HIPIIS) bekerjasama dengan Kopertis Wilayah II menggelar Konferensi Internasional yang mengusung tema ‘The role of Social Scinces In Leading Global Competition’ di hotel Daira, Rabu (26/10).

Konferensi yang dibukan langsung oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Tehnologi dan Pendidikan Tinggi RI Prof. Intan Ahmad, Ph.D juga menghadirkan pembicara Prof.H.M Nasir (Minister of Research, Technology and Higher Education), Prof.Dr Sofian Effendi (Chairman of State Civil Apparatus Commisson), Ahmad Najib Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat, Prof.Akio Kamiko (Ritsumeiken University), Prof.M Rizal bin H M Yaakop (Universiti Kebangsaan Malaysia), Prof.Ngo Thanh Can, Ph.D (NAPA Vietnam).

Intan Ahmad menuturkan bahwa kegiatan ini penting sekali bagi negara Indonesia untuk mengetahui bagaimana kontribusi ilmu sosial terhadap suatu bangsa dan negara untuk bisa berkompetisi secara global.

Baca juga :  Dongkrak Prestasi, Kader PKK Sumsel Diberi Pelatihan Khusus PAAR dan UP2K

“Jadi kalau hanya memberikan penekanan kepada science, technology, dan inovasi itu belum mengikutsertakan dimensi manusia. Walaupun nantinya teknologi akan dimanfaatkan oleh manusia,” jelasnya.

Selain itu. kegiatan ini juga mengikutsertakan berbagai negara, sehingga dapat belajar satu sama yang lainnya sehingga besar manfaatnya untuk saling bertukar informasi baik ditingkat nasional maupun internasional.

“Saya mewakili kementerian mengapresiasi kegiatan yang telah rutin dilaksanakan. Untuk ilmu sosial selain dapat belajar sendiri di kampus berinteraksi dengan sesama para ahli itu akan baik sekali, bertukar pikiran, bertukar pendapat,” ucapnya.

Dijelaskan Intan, Ilmu sosial berbeda dengan ilmu eksak, jika ilmu eksak yang menentukan adalah hasil laboratorium sehingga bisa bekerja sendiri, maka teori-teori sosial harus berinteraksi, dan meyakinkan pihak lain agar selanjutnya bisa didebatkan dan sebagainya.

Baca juga :  Palembang Tuan Rumah Munas Bank Sampah

“Jadi itu juga yang harus dipahami oleh semua bagaimana perbedaan ilmu sosial dan eksakta,” kata dia.

Senada dengan Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Selatan ( Kesra Prov Sumsel) Ahmad Najib yang mengatakan bahwa konferensi internasional HIPIIS sangat strategis dalam rangka melihat tantangan untuk berkompetisi secara global .

“Peran strategis ilmu sosial itu untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat diperlukan oleh provinsi Sumsel dan itu sangat penting,” ujarnya.

Menurutnya, dengan diadakan konferensi internasional maka para pakar sosial bisa tukar-menukar informasi, agar nantinya para pakar ilmu sosial dapat mengumpulkan bagaimana masyarakat berperan dan berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya dalam menyambut Asian Games 2018.

Baca juga :  H. Zuhri Lubis : Mencanangkan Konsep Trisukses

Najib berharap, agar kedepannya.hasil dari konferensi ini bisa memeberikan masukan kepada pemerintah. Apalagi, saat ini kontribusi HIPIIS untuk Sumsel sangatlah besar. Karena ilmu sosial sebenarnya bisa melihat gejala-gejala sosial untuk perubahan sosial agar nanti masyarakat bisa melihat fenomena yang terjadi sekarang.

“Bagaimana gejala sosial ada masalah narkoba, seks bebas, ini kan juga untuk pendidikan khususnya Kemenristekdikti berikan gambaran bahwa permasalahan sosial di Sumsel,”

Untuk itu, sangat diperlukan peran HIPIIS untuk selalu mengevaluasi setiap gejala sosial, karena tidak dipungkiri perubahan sosial ini berjalan cepat sekali  “Dengan perubahan teknologi saja masayarakat berubah cepat. Jadi teknologi mempengaruhi pengetahuan sosial,” tutupnya. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita