oleh

Dinkes Sumsel Adakan Acara Diseminasi & Advokasi JKN-KIS

Kolom:Ekonomi, Peristiwa|18 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Acara Diseminasi & Advokasi Pengembangan Pembiayaan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016 di hotel Maxone, Selasa (24/10).

Kita berharap semua unsur pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes), untuk bisa terus melakukan perbaikan dalam rangka pemaksimalan pelayanan terhadap masyarakat. Ujar M. Ifan Fahriansyah, SKM, M.Kes, selaku Kepala Seksi (Kasi) Jaminan Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga :  Temui Menhub Budi, Ini Permintaan Herman Deru

Acara ini melibatkan seluruh Dinas Kesehatan di Sumatera Selatan sejumlah 17 kabupaten kota masing-masing kabupaten/kota dua (2) orang utusan dan juga ada utusan dari Dinkes Sumsel jadi seluruhnya 45 peserta. Jelasnya

Pada kesempatan itu, Cecep Heri Suhendar kepala Departemen PKUPMP4 Divisi Regional III Sumbagsel menyampaikan beberapa hal terkait program BPJS mulai dari informasi distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS), penyampaian informasi perubahan Surat Keputusan (SK) Kemensos Nomor: 170/HUK/2016 tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran (PBI)-JK Tahun 2016.

Baca juga :  Kejutan Istimewa Dari BATIQA Hotel Palembang di bulan April

Cecep mengatakan bahwa BPJS kesehatan saat ini hanya mencetak kartu KIS dan tidak berwenang melakukan pendataan melakukan pendataan PBI-JK atau penerima KIS. Ungkapnya

Perlu diketahui bahwa menurut Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel data PBI-JK 2016 yang diterima oleh bidang banjamsos baru empat (4) daerah yaitu Palembang 80.820 orang, Ogan Ilir 160.932 orang, Banyu Asin 284.846 orang dan Muba 199.738 orang
Data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) Tahun 2015 : 2.433.669 jiwa, Tahun 2016 : 2.575.248 jiwa. (sibawaihi)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita