oleh

Diserahkan Ke Rutan Pakjo, Yan Anton Mengaku Sehat

Kolom:Hukum, Peristiwa|20 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Yan Anton Ferdian Bupati Non-aktif yang tersandung kasus korupsi OTT oleh KPK, hari ini (28/12) diserahkan ke Rutan Negara Kelas I Pakjo Palembang sekitar pukul 16.00 Wib. Sebelumnya, selama tiga bulan Yan Anton ditahan KPK di Jakarta.

Selain dirinya, terdapat juga rekannya yang tersandung kasus yang sama juga diserahkan ke Rutan Pakjo, yakni Rustami Kabag Rumah Tangga  Kabupaten Banyuasin dan seorang pengusaha Kirman.

Yan Anton yang tiba menggunakan rompi warna orange khas tersangka kasus korupsi ini, tidak banyak berbicara kepada awak media. Dirinya hanya berujar saat ini sedang dalam keadaan baik-baik saja. “Saya sehat dan baik-baik saja, sudah P21, tingal tunggu JPU saja,”ucapnya singkat.

Baca juga :  1, 7 Triliun Alokasi Dana Desa untuk Sumsel

Dalam kasusnya, Yan Anton dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK. Usai terbukti telah menerima suap dari proyek di Dinas Pendidikan, dirinya berhasil mengamanakan uang senilai Rp 299.800.000 dan $ 11.200.

Menerima pelimpahan ketiga tersangka kasus korupsi ini, Kapala Rutan Kelas I Pakjo Palembang, Basroni mengatakan, sebelum dimasukkan kedalam tahanan para tersangka dilakukan pendataan terlebih dalulu. “Kemudian, mereka akan dimasukkan kedalam tahanan karantina selama satu minggu,”ucapnya.

Terhadap tiga tersangka yang notabennya sebagai mantan pejabat itu, Basroni mengungkapkan, bahwa perlakuan terhadap tahanan adalah sama tidak ada perbedaan. Apalagi diberikan perlakuan khusus.    “Tidak ada perlakuan khusus, semua tahanan kita perlakukan sama. Nanti kita akan hitung dan kita data. Setelah itu baru kita gabungkan dengan tahanan lain,” pungkas Basroni.

Baca juga :  Sumsel Tergolong Lima Besar Tertinggi Menerima Keluhan Pelayanan Publik

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita