oleh

Dispenda Tak Mampu Penuhi Target Pajak

Kolom:Headline, Hukum, Peristiwa|7 kali dilihat

NuansaKita – Palembang :  Jangka waktu yang diberikan pemerintah pada wajib pajak (WP) untuk membayar pajak khususnya pajak kendaraan bermotor, serta dihapuskannya denda pajak atau pemutihan hingga saat ini belum mampu memenuhi target yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Dikatakan, sejak 1 September lalu Pemprov Sumsel melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) provinsi Sumsel menargetkan penerimaan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 1 triliun, namun kenyataannya meleset dari target.

“Di 2016 ini kita memasang target Rp 1 triliun, namun sampai hari ini baru terealisasi 77,49 persen atau sebesar Rp 800 miliar,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispenda Sumse, Marwan Fansuri saat diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (27/12).

Baca juga :  Temui Gubernur, Kakanwil Kemenkumham Laporkan Permasalahan yang Ada Di Lapas

Marwan juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua dan empat agar segera membayarkan pajaknya jika memiliki tunggakan.

“Tanggal 31 Desember nanti pemutihan pajak akan segera berakhir, kita harapkan pada masyarakat yang memiliki tunggakkan pajak agar segera membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Jika telat dari deadline yang ditentukan artinya pajak kendaraan tersebut diberikan denda,” harapnya.

Meskipun begitu, dirinya tetap optimis mampu mencapai target untuk PKB. “Masih ada sisa waktu di akhir tahun ini, kita akan terus upayakan untuk mencapai target tersebut,” tukasnya.

Baca juga :  Pengakuan Sepihak Jerussalem, Al Fajri Imbau Lakukan Do’a Qunut Nazilah

Dari pantauan, terlihat ratusan warga Palembang dan sekitarnya terus saja memadati kantor Samsat Palembang I untuk melakukan pembayaran pajak dan pemutihan PKB.(juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita