oleh

Dongkrak Prestasi, Kader PKK Sumsel Diberi Pelatihan Khusus PAAR dan UP2K

Kolom:Peristiwa|11 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Guna meningkatkan prestasi kelompok kerjanya, TP PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan cinta dan kasih sayang dalam keluarga dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), di Griya Agung Rabu (07/08).
Tak tanggung-tanggung, TP PKK Sumsel bahkan mendatangkan pelatih langsung dari TP PKK pusat. “Ini kegiatan program Pokja 1 dan 2. Pelatihan ini kita berikan untuk seluruh kader kabupaten dan kota. Harapan kita kan PALI kemarin sudah dapat juara 2 dengan pelatihan ini bisa ditingkatkan, kabupaten lain juga harus juara,” ujar Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Fauziah.
Dengan pelatihan ini diharapkan juga masing-masing pokja mengetahui kekurangan sehingga dapat dilakukan perbaikan saat lomba.
“Contohnya pelatihan PAAR, para kader diberikan materi dan penjelasan tentang bagaimana mendidik anak dan remaja. Bahwa pendidikan itu harus dilakukan sejak dalam kandungan hingga anak menginjak usia remaja. Itu poin utamanya,” ujar Fauziah.
Dikatakannya pendidikan keluarga dan lingkungan sangat menentukan kepribadian seorang anak saat ini berbaur dalam masyarakat. Disinilah perlunya otang tua memberikan dasar pendidikan yang benar pada anak mulai dari tata krama.
Selain itu bimbingan anak juga perlu terus dilakukan secara khusus saat anak sudah mulai masuk lingkungan sekolah, menonton televisi dan mengenal handphone. “Bisa jadi saat nonton TV mereka salah menonton yang bukan seharusnya begitupin saat main handphone. Karena mereka inikan sudah punya lingkungan sendiri,” tambah dia.
Sedangkan untuk pelatihan UP2K, para kader dilatih untuk jeli dan tanggap memanfaatkan lahan sekitar mereka untuk membantu kesejahteraan keluarga. Salah satu contohnya adalah pintar memanfaatkan lahan di sekitar untuk bercocok tanam kebutuhan sehari-hari seperti cabai, serai daun seledri dan lainnya.
“Mereka harus mulai berpikir itu. Manfaatkan lahan itu, kalau tidak ada lahan bisa buat rak memakai polybag. Tanam apa saja. Kalau tanam cabai kan bisa untuk pakai sendiri dan jika lebih l bisa juga dijual sehingga uang kebutuhan dapur dari suami bisa dihemat. Lebihnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Atau bahkan ditabung,” jelasnya.
Dengan kemandirian seperti ini, para ibu rumah tangga tidak perlu khawatir lagi memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. Bahkan jika memang serius, uang tambahan yang didapat dapat digunakan untuk kebutuhan sandang lainnya.
“Target kita, pulang dari sini para kader ini dapat menularkan ilmunya di setiap desa, kecamatan dan kabupate. Jangan habis latihan ilmunya masuk laci. Jangan disimpan sendiri agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat keberadaan PKK ini,” ujarnya.
Selain itu dalam pelatihan tersebut para kader iu juga diberi arahan tentang bagaimana membuat koperasi dan pengelolaannya. Pelatihan ini diberikan karena mendirikan koperasi terkesan mudah namun susah bagi yang belum mengerti caranya.
“Kita berikan pelatihan, bagaimana meningkatka UP2K dan membuat koperasi sampai besar sehingga anggotanya memiliki tabungan yang banyak agar tingkat kesejahteraan anggota jadi ikut terangkat,” tukas dia.
Pelatihan digelar selama dua hari mulai 7-8 Agustus ini diikuti ratusan peserta. Mereka terdiri dari 3 orang untuk tiap Pokja dari 17 kabupaten dan kota se-Sumsel. Rip
Baca juga :  Latgab Bela Negara Efektif Tingkatkan Karakter dan Keterampilan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita