oleh

Finda Tidak Mengetahui PD Pasar Naikan Tarif Retribusi

Kolom:Ekonomi, Peristiwa|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pasca kenaikan retribusi lapak pasar yang diberlakukan oleh PD Pasar Palembang, membuat ratusan pedagang di beberapa pasar tradisional Palembang, seperti Pasar Sekip dan Pasar Kamboja, melakukan aksi mogok berjualan dan mengadu ke kantor Walikota Palembang.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda membantah dirinya dan jajaran di pemerintah kota (Pemkot) Palembang mengetahui kebijakan yang dilakukan PD Pasar Palembang.

“Terus terang kalau untuk kenaikan seperti ini pemerintah tidak mengetahui, tapi nanti akan coba berunding dan duduk bersama apa memang informasinya seperti itu. Akan tetapi dalam waktu dekat akan memanggil PD Pasar untuk membahas masalah kenaikan ini. Apa dasarnya mereka menaikan tarif seperti itu,” ucapnya.

Baca juga :  BKKBN Sumsel Gelar Rakorda, Tingkatkan Program Bersama Mitra Kerja

Diungkapkan Finda, sapaan akrabnya, pemkot akan memanggil kedua belah pihak antara PD Pasar Palembang dan pedagang pasar. “Nanti setelah kita mendapat informasi, kita akan panggil para pedagang untuk mendengar aspirasi mereka mengenai apa yang terjadi dilapangan, nanti kita akan musyawarah untuk selesaikan konflik tersebut,” ujar dia

Finda juga membantah jika kenaikan retribusi pasar yang dilakukan PD Pasar untuk menutupi kekurangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Palembang.

“Rasanya tidak ada hal ke situ. Kita akan cari solusi terbaik agar pedagang bisa melakukan aktivitas perdagangannya dengan baik tanpa merasa terbebani dengan retribusi yang katanya naik dua kali lipat,” tutup Finda saat diwawancarai disela kegiatan Kementerian Lingkungan Republik Indonesia di Kambang Iwak, Selasa (15/11). (juwita).

Baca juga :  Adian Y. Napitupulu Diamcam Di Bunuh Oknum BPN Lampung

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita