oleh

Gubernur Bantu Pembangunan Gedung Yayasan Pendidikan Islam di Muara Enim Ini

Kolom:Peristiwa|27 kali dilihat
NuansaKita – Muara Enim : Komitmen Gubernur Sumsel, Herman Deru mensejahterakan masyarakatnya secara adil dan merata terus mendapat pengakuan berbagai kalangan.
Paling baru, pengakuan itu dituturkan secara langsung oleh tetua Desa Karang Mulia, Kecamatan Lubay Ulu Kabupaten Muara Enim yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Abdul Rahman, yakni H. Iskandar.
“Saya sudah puluhan tahun tinggal disini dan Saya adalah pendatang. Baru Gubernur Herman Deru inilah yang benar-benar berkomitmen. Dia berjanji dan janjinya dibayar tepat waktu. Pemimpin seperti ini susah dicari,” tegas pria asli Minang tersebut saat acara Pengajian Peringatan
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah dan HUT Yayasan Pendidikan Islam Abdul Rahman ke-XIX di Desa Karang Mulia, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Kamis (20/08).
Menurutnya, tahun lalu, Gubernur Deru memang berjanji membantu pembangunan ruang kelas di YPI yang dipimpinnya. Ada sekitar Rp500 juta dana yang akan dikucurkan secara bertahap.
“Tahap pertama ini Rp100 juta. Rencananya kami akan membangun 3 ruang kelas untuk anak didik dan 1 ruang kantor jadi ada 4 ruang. Setelah beres ini mengajukan lagi yang berikutnya, biar ini transparan” terang Iskandar.
Dikatakan dia, bangunan kelas ini sangat dibutuhkan YPI yang dipimpinnya agar sarana belajar para siswa semakin layak. Apalagi di sekolah ini hampir sebagian besar terdiri dari anak yatim.
Menurutnya, permintaan bantuan ini sengaja diungkapkannya di hadapan gubernur dan bupati agar cepat direalisasikan. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan kursi dan meja yang baru.
“Di sekolah ini ada lebih dari 160 siswa. Saya sangat berharap semua pemimpin-pemimpin bisa seperti gubernur dan bupati yang memiliki perhatian yang besar pada dunia pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Deru mengaku sangat bangga dengan sepak terjang tokoh masyarakat yang juga tetua di Desa Karang Mulia, H. Iskandar. Karena dengan kemampuan pribadinya, ia berhasil mendirikan lembaga pendidikan yang sudah menelurkan banyak generasi berdaya guna.
“Beliau ini adalah Uda (kakak) Saya. Beliau hebat dan membanggakan karena meski bukan asli Muara Enim, tapi mau membangun Muara Enim menjadi luar biasa,” jelasnya.
Ibarat pandai besi, YPI yang didirikan Iskandar, kata Deru adalah tempat menggembleng masyarakat setempat menjadi masyarakat yang lebih bernilai.
“Karena apa, ya karena ilmu. Semakin banyak ilmunya seseorang akan lebih bernilai. Itulah kenapa lembaga pendidikan yang didirikannya ini sangat berjasa bagi kemajuan Muara Enim dan Sumsel. Makanya kita harus berterima kasih padanya,” bebernya.
Terkait peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, diringa juga berpesan agar menjadikan ini moment yang pas untik membangkitkan kembali syiar agama Islam.
“Meskipun dibatasi dengan protokol kesehatan maknanya tidak boleh  berkurang. Ini harus digemakan untuk memperluas syiar agama Islam,” jelasnya.
Di tempat sama, Plt Bupati Muara Enim, Juarsah mengatakan, secepatnya ia akan mengikuti jejak Gubernur Sumsel memberikan perhatian yang lebih besar pada YPI Abdul Rahman.
“Saya sangat berterima kasih sekali atas sambutan yang luar biasa ini. Meskipun dalam suasana terbatas melalui momen Tahun Baru Islam ini mari bangkit dna optimis ini akan dapat kota lalui bersama melanjutkan pembangunan Muara Enim,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Peletakan Batu Pertama Masjid Haji Djapri, Ishak Minta Pembangunan Ini Harus Memberikan Kontribusi yang Besar

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita