oleh

Gubernur Sumsel : Jadikan Bulan Ramadhan Sebagai Moment Perbaiki Keimanan dan Ketakwaan

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumsel, Herman Deru secara resmi membuka kegiatan Safari dan Pengajian Ramadhan Pemprov Sumsel Tahun 1440 Hijriah di Griya Agung, semalam. Di hadapan ribuan jamaah yang hadir, Herman Deru berpesan agar menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai moment memperbaiki keimanan dan ketakwaan.
“Harapan saya bulan Ramadhan ini bukan hanya menjadi wahana intropeksi diri tapi lebih dari itu manfaatkan moment ini untuk memperbaiki keimanan dan ketakwaan,” tegasnya.
Dikatakannya, tarawih di Griya Agung ini adalah yang perdana sejak ia dilantik menjadi Gubernur Sumsel 1 Oktober 2018 lalu. Ia mengaku sangat bersyukur dan takjub sekaligus bangga karena moment Ramadhan ini menjadi ibadah yang menyatukan semua masyarakat dari berbagai kalangan dan golongan.
“Insya Allah kita sahur malam ini.Karena tadi sudah sidang isbat dari berbagai titik untuk melihat hilal. Semoga ibadah puasa kita kali ini dapat semakin mempererat ukhwuah Islamiyah yang ada antara umat, ulama dan umaroh,” tambahnya.
Seperti sudah menjadi tradisi di Griya Agung, lanjut Deru akan diadakan Safari Ramadan dengan tambahan jemaah dari pengajian dari Majlis Taklim dan Anak Yatim dari Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru.
Mengingat jarak antar kabupaten yang sangat jauh, Ia berinisiatif membagi safari Ramadan ini dengan sistem zonasi. Namun, karena keterbatasan waktu Ia tetap meminta para oemimpin daerah khususnya TNI dan Polri serta Kejaksaan dan lainnya untuk mengirim utusan mengikuti Safari ini.
Kepada jajarannya di lingkungan Pemprov Sumsel, Deru juga mengingatkan agar bulan puasa tidak dijadikan alasan untuk tidak produktif dalam bekerja. Terlebih saat ini adalah waktunya anggaran dan masa lelang dilakukan.
“Kita harus tetap maksimal memberikan layanan. Apalagi ini dimulainya anggaran masa lelang. Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya terutama soal perbaikan jalan. Kepada pihak terkait juga saya minta secara bersama kita dapat pikirkan jalur mudik yang akan dilalui pemudik. Karena jalan tol dari Lampung makin dekat,” jelasnya.
Menurut dia jalur-jalur alternatif (jalur provinsi) makin harus dipercepat pengerjaannya dalam pelaksanaan Ramadhan nanti sehingga secepatnya dapat digunakan. Selain itu iapun tak lupa meminta semua pihak mengawasi gejolak harga. Sehingga jangan sampai karena Ramadhan semua kebutuhan menjadi langka.
“Masyarakat juga kita himbau jangan berlebihan belanja karena harga stabil. Kita sudah cek di Bulog dan sebagainya semua aman,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Safari Ramadan yang juga Plt Karo Kesra Provinsi Sumsel, Permana mengatakan Safari ini akan digelar selama 14 hari mulai 5-28 Mei mendatang. Dimana puncaknya Safari akan digelar di kawasan Jakabaring Sport City. Safari ini sendiri menurutnya diisi dengan serabfjaian kegiatan yakni Shalat Isya, Tarawih, Witir dan Ceramah Agama.
“Untuk yang di Griya Agung ini jamaah diikuti OPD secara bergiliran,” tukasnya. Rip
Baca juga :  Jeppri Minta Tetapkan Tersangka Lain

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita