oleh

Gubernur Sumsel: Mapolres OKI Jangan Jadi Tempat yang Angker 

Kolom:Peristiwa|19 kali dilihat
NuansaKita – Kayuagung : Keberadaan Markas Polres (Mapolres) jangan menjadi tempat yang angker. Melainkan harus menjadi tempat yang teduh dan menyejukan bagi warga. Terutama yang hendak mendapatkan pelayanan dan pengayoman dari aparat.

 

“Keberadaan Mapolres ini tentu harus  dimanfaatkan sesuai dengan peruntukan, terutama dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Jadi jangan markas Polres  menjadi tempat yang angker bagi masyarakat,” harap Gubernur Sumsel, Herman Deru ketika menyampaikan sambutan disela-sela peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Mapolres baru di Kabupaten OKI, Kamis (19/09).

 

Menurut dia, agar tidak terkesan angker ada baiknya keberadaan Mapolres dilengkapi dengan ruang publik seperti taman bermain atau pusat informasi yang terkait dengan tugas pokok Polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

 

“Nanti dibagian halaman yang masih luas itu dapat juga dibuat ruang publik, taman lalu lintas  atau lainnya. Sebagai  salah satu bentuk edukasi pada masyarakat teruama informasi seputar   lalu lintas,” tambahnya.

 

Lebih lanjut Deru menilai, keberadaan Polres di suatu wilayah sangat dibutuhkan, mengingat Polri merupakan institusi yang mendapatkan tugas penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman dan nyaman di tengah masyarakat. Warga tidak khawatir dalam menjalankan aktifitas ekonominya. Berjalan dengan stabil tanpa harus takut dengan kerawanan keamanan.

 

“Kesejahteraan masyarakat bisa dicapai jika kondusifitas wilayah terjaga. Pemprov Sumsel salah satu visinya adalah bagaimana kita menciptakan SDM yang unggul. Nah ini tentu dia harus mudah bergerak.  Mudah bergerak itu karena nyaman,” ungkapnya.

 

Ia menilai, acaman keamanan sekarang ini berubah-ubah (dinamis). Jika dulu  aparat dihadapkan dengan budaya masyarakat yang masih membawa sejata tajam (sajam) atau menyimpan senjata api ilegal (kecepek). Namun seiring dengan pesatnya teknologi modus operandi kejahatan juga mengikuti trand yakni mengunakan media social (medsos) yakni propokasi, pornografi bahkan berita-berita hoax tidak jelas sumbernya.

 

“Adalagi kejahatan yang paling nyata saat ini adalah, soal kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan. Karena itu hari ini usai meletakan batu pertama pembangunan Mapolres  OKI ini, kita bersama-sama Forkopimda ada pak Kapolda dan pak Pangdam meninjau upaya pemadaman kebakaran di Pantai timur, pangkalan lampam dan  tulung selapan,” tandas Deru.

 

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli dikesempatan yang sama mengucapkan terimakasih pada Gubernur Herman Deru yang begitu peduli dengan jajaran Polri khususnya dilingkup Polda Sumsel.

 

“Dibangunya gedung Mapolres OKI ini merupakan salah satu kontribusi beliau. Harapannya tidak lain agar Polri dapat meningkatkan pelayanannya  untuk masyarakat,” tuturr Kapolda Sumsel.

 

Dilain pihak, Kapolres OKI, AKBP Doni Eka Saputra dihadapan Gubernur dan Kapolda menyebutkan pembangunan Kantor Mapolres dengan lokasi terletak dipusat Kota Kayu Agung di atas lahan 3 hektar yang dana pembangunannya  dari bantuan Gubernur Sumsel sebesar Rp 12,8 Milyar, sedangkan bantuan dari Bupati OKI Rp 5 Milyar. Rip
Baca juga :  BPR Sumsel dan BSB Diminta Makin Maju dan Profesional

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita