oleh

Gubernur Sumsel Perintahkan Apel Karhutla Digelar di Kebun Raya Sriwijaya

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Meski belum memasuki musim kemarau, namun upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel akan digalakkan. Diketahui biasanya musim kemarau masuk pada bulan Maret, sehingga untuk pencanangan antisipasi karhutla dilakukan sejak dini.
Di Kebun Raya Sriwijaya, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (11/02), Gubernur Sumsel Herman Deru sudah memerintahkan OPD terkait untuk lebih dini mempersiapkan antisipasi dan pencegahan karhutla di Sumsel.

“Tahun ini Sumsel harus bebas karhutla. Saya meminta agar pencanangan antisipasi karhutla atau apel siaga karhutla di Sumsel tidak lagi digelar di Griya Agung. Melainkan di Kebun Raya Sriwijaya,” kata dia.

Baca juga :  Alex Noerdin : Pencegahan Karhutla Jadi Prioritas

Hal itu dikarenakan Kebun Raya Sriwijaya sangat tepat karena didukung dengan lokasi yang strategis dan luas. Apalagi diketahui, Sumsel di tahun ini harus lebih intensif melakukan pencegahan karhutla agar tidak lagi ada kebakaran lahan di wilayah Sumsel.

Sesuai intruksi Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu pun setiap kepala daerah harus bisa mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla di wilayah masing-masing. Termasuk di Sumsel.

“Sumsel akan lebih siap tahun ini menghadapi musim kemarau yang sangat berpotensi terjadinya karhutla,” katanya.

Baca juga :  HUT ke - 71, TNI Terus Berbenah Diri

Pada prinsipnya, lanjut Deru, pihaknya juga siap menjalankan apa yang menjadi harapan Presiden RI, mengingat kondisi geografis Sumsel yang memang rawan terjadi karhutla dan bencana alam lainnya.

“Setidaknya kita akan berjuang dan berharap agar di masa mendatang karhutla dan bencana alam lainnya itu dapat kita antisipasi melalui upaya preventif, sehingga korban dampak bencana dan kerugian dapat diminimalisir,” tukasnya. Rip

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita