oleh

Gubernur Sumsel Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019

Kolom:Peristiwa|63 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumsel, Herman Deru secara resmi menyampaikan penjelasan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019 pada Rapat Paripurna XIV DPRD Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (06/07).
Deru mengatakan, salah satu kewajiban kepala daerah terkait pengelolaan keuangan daerah adalah menyampaikan Raperda pertanggungjawaban APBD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir dan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Hasil audit BPK terhadap laporan keuangan tahun anggaran 2019, Pemprov Sumsel telah meraih opini WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI dan telah diserahkan pada rapat Paripurna Istimewa I DPRD Provinsi Sumsel, pada 29 Juni 2020 lalu,” kata dia.
Dia juga menjelaskan, laporan keuangan Pemprov Sumsel tahun anggaran 2019 menggambarkan bahwa nilai aset mengalami peningkatan sebesar 12,90% dari sebelumnya per tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp22,925 triliun menjadi Rp25,872 triliun.
Kemudian, sambungnya, terkait kewajiban atau hutang Pemprov Sumsel dengan nilai sebesar Rp305,072 miliar. Terhadap realisasi APBD Sumsel dijelaskan bahwa pendapatan sebesar Rp9.280 triliun atau 94,22% dari target Rp9,849 triliun.
Dari sisi belanja realisasi tahun 2019 sebesar Rp9,618 triliun atau 91,31% dari direncanakan sebesar Rp10,533 triliun. Sedangkan pembiayaan diperuntukan untuk penyertaan modal/investasi daerah tidak terealisasi dari rencana sebesar Rp3 miliar. Kontribusi pendapatan, belanja dan pembiayaan tahun 2019 menunjukan adanya sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) sebesar Rp349,152 miliar.
Menurut dia, Pemprov Sumsel telah berupaya semaksimal mungkin meningkatkan pembangunan sesuai skala prioritas yang ditetapkan tahun 2019.
“Optimalisasi sumber-sumber pendapatan dan efisiensi belanja selalu menjadi perhatian sehingga APBD dapat digunakan seefektif dan seefisien mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukas Deru.
Rapat paripurna yang dapat disaksilan juga melalui video converence melalui aplikasi Zoom itu dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sumsel, R.A. Anita Noeringhati dan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya.
Turut hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Nasrun Umar, para Asisten, Staf Khusus dan Staf Ahli Gubernur Sumsel, serta para kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Rip
Baca juga :  AHY Kagumi Alquran Terbesar

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita