oleh

Guru Ngaji di Palembang Dapat Banyuan Program Bedah Rumah

Kolom:Pendidikan, Peristiwa|7 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumsel untuk menggalakan Gerakan Sumsel Peduli. Dimana dalam program tersebut mencanangkan bedah rumah untuk warga tidak mampu yang berada di Sumsel.
Untuk pertama kalinya, warga yang mendapat sentuhan program bedah rumah ini adalah Faridah Enggriani (46) yang kesehariannya berkerja sebagai guru ngaji. Rumah Faridah berlokasi di Jalan May Zen, Lorong Seminung II, RT 07 RW 02, Kelurahan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang.
Usai peletakan batu pertama program bedah rumah, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, program yang diselenggarakan oleh Baznas Provinsi Sumsel patut menjadi contoh bagi Baznas yang ada di kabupaten dan kota.
Menurutnya, banyak sekali muzaki yang berkeinginan untuk menyalurkan zakatnya itu ke baznas, terlebih baznas ini merupakan badan amil zakat nasional yang seizin negara ini mengelola nya dengan sangat akuntabel.
“Saya sering ingatkan bahwa kepercayaan itu modal utama, bukan lembaganya tapi kepercayaan kita harus transparan saat menerima juga saat mengeluarkan, nah ini Sumsel peduli bersama dengan Baznas Sumsel ini memantik mudah-mudahan baznas kabupaten dan kota ini juga terpanggil untuk punya program yang serupa seperti ini,” ungkapnya.
Dikatakan Deru, Baznas Sumsel telah memberikan perhatian khusus untuk warga Sumsel. Oleh sebab itu, Pemprov Sumsel mengapresiasi penuh gagasan yang telah berhasil di inisiasi oleh Baznas Provinsi Sumsel.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini, Sumsel peduli bersama baznas ini akan tertular segera baik perorangan maupun badan usaha milik negara, badan usaha milik swasta, badan usaha milik daerah terpanggil untuk melaksanakan ini. Masih banyak sekali rumah-rumah yang tidak layak huni, sanitasinya, air bersihnya, juga struktur bangunannya,” tambahnya.
Sementara itu, Faridah mengaku terharu menjadi warga pertama yang mendapat program bedah rumah dari Baznas Sumsel. Dia juga berharap rumah barunya nanti menjadi tempat singgah yang memberikan kenyamanan untuk para santri mengaji.
“Awalnya aku ga nyangka ya sudah dapat bantuan dari baznas ini saja sudah alhamdulillah, dan ini bener-bener kejutan dan aku benar-benar senang. Terimakasih banyak atas bantuannya, selama ini aku tinggal berdua sama ibu, ibu sudah almarhum hampir 2 tahun lewat, kepada pak gubernur terimakasih membantu pembangunan rumahku saya ucapkan terimaksih banyak, saya bersyukur semoga Allah membalas kebaikan menyehati, memberkati dan meridhoi bapak Aminn,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Wujudkan Udara Bersih dan Lingkungan Hijau, BKIPM Sumsel Tanam 1000 Pohon

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita