oleh

Hari Ibu, Harnojoyo Berikan Penghargaan

Kolom:Budaya, Peristiwa|23 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Walikota Palembang H. Harnojoyo selaku  memberikan penghargaan berupa tropi dan hadiah kepada ibu-ibu perwakilan dari kecamatan yang berprestasi. Dalam hal ini yang diberikan penghargaan antara lain penjaga parkir, pembersih taman, penggerak bank sampah. Pemberian penghargaan ini dlakukan saat acara peringatan hari ibu ke-88 kota Palembang di hotel Swarna Dwipa, selasa (20/12).

Harnojoyo mengungkapkan, wanita itu haknya setara dengan laki-laki. Banyak aktifitas yang dapat dilakukan tapi tidak boleh melupakan kewajiban dan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.

Baca juga :  Gubernur Alex Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2017

“Saat ini, di tengah ekonomi sulit sebagai ibu-ibu harus menjadi mitra laki-laki, membangun kerja yang saling menguntungkan,”.

“Peringatan hari ibu ini, para ibu rumah tangga terus menyuarakan emansipasi, dimana jangan hanya terpaku dengan tugas-tugas rumah yang ada, ibu-ibu juga harus berkarya, jelasnya

Harno menambahkan, bisa diambil contoh R.A Kartini juga memperjuangkan emansipasi wanita yang ada, dan semangatnya bisa diambil dan diterapkan sampai sekarang.

Ibu Sri Utami dari Kecamatan Plaju Darat yang mendapatkan penghargaan bank sampah mengatakan, di daerah Plaju darat ini aktif untuk pemilahan bank sampah yang dibedakan antara sampah organik dan non organik.

Baca juga :  Semen Baturaja Ulang Tahun Ke-44

“Selain pemilahan bank sampah, warga kecamatan plaju darat pun rajin untuk mengikuti agenda kota apabila ada kegiatan pembersihan, ungkapnya.

Di sekolah-sekolah juga diterapkan kebersihan nomor satu. Ibu Sri Utami selaku guru di SDN 255 Tegal Binangun pun rajin memberikan instruksi kepada muridnya untuk membawa sampah plastik dan koran yang bisa ditukar dengan uang.

” Murid di SDN 255 Tegal Binangun setiap hati sabtu saya suruh untuk membawa sampah bekas botol minuman dan koran bekas yang tidak terpakai. Satu kilo koran bekas itu dihargai Rp. 1.500 perkilo, dan plastik bekas dihargai Rp.15.000 perkilo. Dengan cara ini bisa membiasakan murid untuk memilah sampah yang bisa digunakan kembali, tutupnya. (desta)

Baca juga :  Herman Deru Blak-blakan Keluhkan Soal Informasi Titik Api yang Kurang Update

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita