oleh

Ini Doa Zuriat Ki Merogan untuk Gubernur Sumsel

Kolom:Peristiwa|5 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Ada pemandangan istimewa saat Gubernur Sumsel, Herman Deru menerima audiensi rombongan Panitia Pelaksana (Panpel) Dzikir dan Haul Akbar Asy-Syeikh Kiai H. Mgs Abdul Hamid (Ki Merogan) Bin Asy Syeikh H. Mgs Mahmud 2020/1441 H, kemarin sore.
Panpel yang juga merupakan zuriat Ki Merogan spontan mendoakan Gubernur Herman Deru sesaat sebelum audiensi selesai. Peristiwa ini pertama kalinya terjadi sepanjang Herman Deru menerima audiensi tamu-tamunya dari berbagai kalangan sejak dilantik Presiden Joko Widodo memimpin Provinsi Sumsel 1 Oktober tahun 2018.
Tak hanya dilimpahkan kesehatan, dalam kesempatan itu gubernur juga didoakan keturunan ulama terkenal Ki Merogan agar selalu istiqomah mengemban amanah memimpin Sumsel menjadi provinsi yang lebih maju di masa mendatang.
Sementara itu, Panpel Dzikir dan Haul Akbar Asy-Syeikh Kiai H. Mgs Abdul Hamid (Ki Merogan) Bin Asy Syeikh H.Mgs Mahmud 2020/1441 H, yang diketuai oleh Ustas Naufal Syahab mengatakan maksud kedatangannya menghadap Gubernur Deru tak lain untuk mengundang orang nomor satu di Sumsel tersebut menghadiri haul ke-8 Ki Merogan yang rencananya digelar 13-15 Maret mendatang.
Sejak digelar tahun 2012 silam, haul dan dzikir akbar tersebut menurutnya mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat Sumsel. Jika awalnya haul dihadiri 3.000 an orang, tahun ini tamu undangan yang hadir diprediksi mencapai 10.000 an orang. Hal ini tak lepas dari jasa-jasa ulama kharismatik Ki Merogan berdakwah mensyiarkan Islam di Sumatera Selatan.
Selain dzikir akbar dan haul, kegiatan tersebut menurut Ustad Naufal akan diisi dengan napak tilas perjuangan dakwah Ki Merogan di dua masjid terkenal yang didirikannya yakni Masjid Lawang Kidul dan Masjid Ki Merogan yang berada di pinggiran Sungai Musi menggunakan ponton.
Menurut Naufal, selain berdzikir para tamu undangan yang datang juga bisa berziarah ke kuburan Ki Merogan juga sekaligus melihat langsung sejumlah peninggalan ulama terkenal yang juga pengusaha besar tersebut. Acara tersebut sesuai rencana akan dibagi menjadi dua sesi untuk muslim  dan muslimah pada hari yang berbeda.
Terpisah, Gubernur Herman Deru mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut karena dapat menjadi syiar Islam yang sangat baik bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan Visi Misi-nya meningkatkan pariwisata religius di Sumsel. Oleh karena itu Ia pun berniat membantu kesuksesan penyelenggaraan acara secara utuh.
Meskipun belum bisa memastikan kehadiran karena jadwal yang padat, ia mengaku sangat ingin sekali berbaur dengan masyarakat dan ribuan jemaah untuk berdzikir bersama sembari meneladani perjuangan Ki Merogan dalam menegakkan agama Islam di Sumsel utamanya Kota Palembang. Iapun merasa surprise mana kala zuriat Ki Merogan ikut mendoakannya seusai melakukan audiensi.
“Terima kasih sekali saya sudah didoakan. Ini tentu menjadi pengalaman berkesan sekali buat Saya karena sejak menjadi Gubernur mungkin baru kali ini ada yang mendoakan saya seperti ini. Semoga Saya selalu diberi kesehatan dan kekuatan serta selalu istiqomah memimpin Sumsel menjadi lebih baik,” tukasnya.
Untuk diketahui Kiai Marogan ini adalah seorang ulama bernama lengkap Mas Agus Abdul Hamid namun lebih dikenal dengan panggilan Kiai Marogan. Menurut sejarahnya Kiai Marogan tak kenal lelah menyebar Syiar Agama Islam di Bumi Sriwijaya khususnya di Kota Palembang.
Lahir dari pasangan Ulama KH Mahmud alias Kanang yang merupakan keturunan dari Sunan Giri dari Jawa yang diasingkan ke Palembang sejak zaman Belanda ini menikah dengan seorang Putri keturunan Cina, bernama Siti Fatimah.
Dalam perjalanan dakwahnya banyak masjid yang didirikan Ki Merogan. Salah satunya adalah Masjid Kiai Muara Ogan atau Masjid Ki Marogan yang juga merupakan salah satu masjid tertua di Palembang, Sumsel. Rip
Baca juga :  Sukseskan Asian Games, Partisipasi Grab di Palembang Resmi Dilaunching

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita