oleh

Jadwal Layanan Publik Samsat di Sumsel Selama Ramadhan

Kolom:Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Berdasarkan surat edaran Kabanpenda Sumsel yang telah ditandatangani Neng Muhaibah Nomor 800/I/000464/Penda, tanggal 16 Mei 2018 sebagai tindak surat edaran Gubernur Sumsel tanggal 16 Mei 2018 Nomor 800/1948/BKD.I/2018 tentang Pengaturan Jam Kerja Layanan Pada Bulan Suci Ramadhan 1439H/2018M diatur seperti ini.

Bagi kantor Layanan Samsat lima hari kerja waktu layanannya, Hari Senin sampai dengan Kamis Pukul 08.00-15.00 dan waktu Istirahat pukul 12.00-12.30. Lalu Hari Jumat pukul 08.00-15.30, dan waktu Istirahat pukul 12.00-12.30.

Bagi Layanan Samsat enam hari kerja khususnya Samsat Palembang I dan Samsat Palembang II sebagai berikut, Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu pukul 08.00-14.00, waktu istirahat pukul 12.00-12.30. Kemudian, Hari Jumat pukul 08.00-14.30 dan waktu istirahat pukul 11.30-12.30.

Baca juga :  Kepala Daerah Diminta Proaktif Tagih CSR Perusahaan

“Sesuai berdasarkan SE Menteri PANRB itu, jumlah jam kerja bagi Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang melaksanakan 5 hari kerja atau 6 hari kerja selama bulan Ramadhan adalah 32,50 jam per minggu,” ujar Herryandi Sinulingga AP, selaku Kepala UPT Bapenda Provinsi Sumsel/SAMSAT Palembang II, Kamis (17/05).

Herryandi menjelaskan pihaknya mematuhi Surat Edaran dimaksud dan dan jam layanan di kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Palembang II mulai 17 Mei 2018 , diberlakukan sesuai jam kerja layanan enam hari kerja.

Baca juga :  Minimnya Honor Guru RA Bikin Gubernur Prihatin

“Mengingat Samsat Palembang II melaksanakan layanan selama ini enam hari kerja,” ungkap dia.

Bersamaan dengan itu selaku Petugas Layanan Samsat Palembang II menghimbau kepada seluruh wajib pajak kendaraan bermotor dan wajib pajak Non SAMSAT, di wilayah kerjanya untuk dapat mengetahui jam kerja layanan.

Ia juga mengingatkan kembali bagi wajib pajak kendaraan bermotor untuk membayar pajak kendaraan bermotor dapat dibayarkan 30 hari sebelum jatuh tempo yang tertera di Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang dimiliki pemilik kendaraan bermotor.

Baca juga :  Pemprov Sumsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pemulutan

“Dan tolong diteliti kembali jangan sampai jatuh tempo mengingat telat sehari akan dikenakan denda pajak sebesar 25 persen,” tambahnya.

Jadi, sekali lagi ia menghimbau serta mengingatkan bahwa pembayaran pajak kendaraan dapat dilakukan di kantornya selama 30 hari sebelum jatuh tempo dan bijaklah mengelola keuangan dan hindari denda pajaknya.

“Kita akan terus meningkatkan kinerja Layanan SAMSAT khususnya di Kantor Layanan Samsat Palembang II,” tuturnya. Rip

 

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita