oleh

Kakanwil Kemenag Sumsel Lantik Tiga Pejabat Eselon III

Kolom:Peristiwa|12 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) HM. Alfajri Zabidi melantik tiga pejabat eselon III di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Jumat (02/02). Mereka yang dilantik adalah H. Darami, H. Denny Priansyah, dan H. Hasanuddin.

Denny dilantik sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Palembang, menggantikan H. Darami yang pada saat bersamaan dilantik sebagai Kepala Bidang Haji dan Umroh, yang kosong seiring berakhirnya masa bakti H. Janaluddin. Adapun posisi Denny yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digantikan oleh H. Hasanuddin, yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Muaraenim.

Baca juga :  Gubernur Sumsel Kirim Tim Jemput Bantuan Rapid Tes Covid-19

Kakanwil Fajri dalam arahannya menegaskan, rotasi dan promosi jabatan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang biasa terjadi. Baik sebagai bentuk penyegaran maupun kebutuhan organisasi.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Fajri berharap mereka dapat melakukan berbagai inovasi demi kemajuan instansi yang dipimpin.

“Agama telah mengajarkan kepada kita bahwa barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dia orang yang beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia orang yang merugi dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka dia orang yang celaka. Ini merupakan salah satu penegasan bahwa inovasi merupakan sebuah tuntutan dan seorang pemimpin harus memiliki inovasi sehingga instansi yang dipimpinnya tidak stagnan atau jalan di tempat,” tegas Fajri.

Baca juga :  Masyarakat Jangan Panik, Pasokan Pangan di Ogan Ilir Dipastikan Masih Cukup

Pada kesempatan itu, Fajri juga menyampaikan bahwa jabatan bukanlah hak melainkan sebuah amanah. Hal itu berarti jabatan seseorang ada masa dan periodesasinya, yang sangat tergantung kepada prestasi yang dicapai sang pemegang jabatan.

“Kalau bapak-bapak mampu berprestasi, tentu amanah-amanah yang lebih besar lagi siap menunggu. Namun bila tidak, bisa saja amanah tersebut akan diserahkan kepada orang lain yang lebih mampu,” tukas Fajrri. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita