oleh

Kantor Imigrasi Kelas I Palembang Amankan 19 WNA Asing Asal Bangladesh

Kolom:Hukum, Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : 19 warga negara asing (WNA) asal Bangladesh diamankan oleh kantor Imigrasi kelas I Palembang, Belasan WNA ini diamankan pasca terjadinya kecelakaan sebuah bus antar lintas Sumatera (ALS) dari Solo tujuan Medan pada Rabu, (21/12).

Hingga kini, 19 WNA yang rata-rata berusia produktif inipun masih berada di ruang tahanan khusus para imigrasi.

Saat dikonfirmasi  mengenai hal tersebut,  Kepala Seksi Pengawasan dan penindakan keimigrasian (Wasdakim) Imigrasi Kelas 1 Palembang,  Jompang, kamis (22/12) membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan ke 19 WNA asal Bangladesh.

Baca juga :  Bangkitkan UMKM Sumsel, Ini yang Dilakukan Herman Deru

“19 WNA ini kita dapatkan dari kecelakaan yang terjadi di Banyuasin.Lalu kita amankan mereka,  Ke 19 WNA ada dalam dua ruangan yang dilengakapi kasur serta tas bawaan dari para WNA tersebut.”katanya

Ia mengatakan ke 19 WNA ini memiliki pasport namun tak ada tujuan jelas kemana akan pergi. Sehingga usai mengalami kecelakaan tunggal tersebut, WNA tersebut dibawa ke kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang sekitar pukul 19.30 wib. tadi malam.

“Usai dapat informasi tersebut, kita langsung bawa mereka dari Banyuasin sekitar pukul 16.30 sampai disini (kantor imigrasi,red) pukul 19.30 malam,” jelas dia.

Baca juga :  ANTARA SISI POSITIF PERNYATAAN ANDRE ROSIADE DAN KOTAK PANDORA BUMN

Pihaknya pun juga sudah mengamankan pasport milik WNA tersebut namun tak dilengkapi dengan tujuan para WNA ini mau kemana.

Berdasarkan pasport yang dilihat pihaknya, para WNA ini masuk melalui bandara Soekarno Hatta pada tanggal 20 Desember 2016.

Meski mengantongi izin bebas tinggal wisata akan tetapi WNA ini tak memiliki tujuan jelas mau kemana.

“Kita belum dapat pastikan mereka ini mau kemana dan tujuannya apa, karena kita kesulitan bahasa.Tak ada satu pun dari mereka yang bisa berbahasa inggris,” ungkap dia.

Baca juga :  Bahas Rekrutmen CPNS, Komisi II DPR RI Sambangi Pemprov Sumsel

Namun pihaknya saat ini akan terus mengintrograsi ke 19 WNA ini untuk mengali informasi yang akurat dari para WNA tersebut.

“Kita akan proses penahanan selama 30 hari hal itu sesuai SOP yang berlaku,” tutupnya. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita