oleh

Karantina Ikan Gelar Sidak di Pasar Burung 16 Ilir

Kolom:Peristiwa|62 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Tim Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan perwakilan Palembang dipimpin oleh Sugeng Prayogo bersama pihak KSDA Palembang, Dinas Perikanan dan POS PSDKP mendatangi Pasar Burung 16 Ilir.

“Kita datang bukan untuk membeli ikan melainkan mensosialisasikan peraturan terkait dengan pelarangan ikan invasif ke pedagang,” ucap Sugeng, Jum’at (06/07).

Disana pihaknya untuk memberitahu bapak/ibu bahwa sesuai peraturan Menteri Kelautan dan perikanan no 41 tahun 2014 terdapat 152 jenis ikan yg dilarang masuk ke wilayah Indonesia, mohon kiranya bapak ibu tidak menjual ikan tersebut.

Baca juga :  Ribuan Santri Ramaikan Peringatan Hari Santri di Sumsel

“Kami secara khusus membuka Posko Penyerahan Ikan Invasif dari Masyarakat mulai tanggal 01-31 Juli 2018, setelah tanggal tersebut akan dilakukan penegakan hukum sesuai Undang-undang Perikanan No. 45 tahun 2009,” lanjutnya.

Masyarakat mengapresiasi kegiatan tersebut salah satu pedagang ikan hias bahkan langsung menyerahkan 5 ekor ikan aligator rata-rata sepanjang 85 cm kepada petugas.

Edi pemilik ikan mengatakan, kita mencari nafkah sesuai aturan pemerintah pak, dirinya tidak mengetahui jika ini dilarang.

“Saya iklas menyerahkan ikan-ikan ini ke Kanrantina Ikan untuk tindakan selanjutnya,” tukasnya.

Baca juga :  Ishak Mekki : BWI Harus Kelola Wakaf Dengan Baik

Hal yang sama di utarakan pedagang lain mereka mendukung kegiatan ini jika untuk kebaikan bersama.

Posko Penyerahan Ikan Predator / Invasif dibuka setiap hari Senin-Minggu mulai tanggal 01-30 Juli. Bagi masyarakat yang ingin menyerahkan secara sukarela sesuai peraturan menteri tersebut kami akan terima. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita