oleh

Kementerian PUPR Hibahkan Aset ke Pemprov Sumsel 

Kolom:Peristiwa|52 kali dilihat
NuansaKita – Jakarta : Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI menghibahkan aset kepada Pemprov Sumsel berupa barang tidak bergerak sebesar Rp 258.767.431.278. Sedangkan untuk 17 Kabupaten/Kota di Sumsel ketibaan jatah hibah aset sebesar Rp 626.894.293.877.
Serah terima aset dari Pusat kepada Pemprov Sumsel tersebut ditandai dengan penandatangana berita acara serah terima barang yang dilakukan Gubernur Sumsel, Herman Deru yang diwakili Sekda Sumsel, Nasrun Umar yang juga disaksikan oleh Kepala Daerah 17 kabupaten/kota di Sumsel, bertempat di ruang rapat Direktur Jenderal Cipta Karya, Jaksel, Kamis (22/08).
Dalam sambutannya, Sekda Nasrun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya atas  dukungannya dalam membangun infrastruktur di Sumsel mulai dari sarana prasarana Sea Games 2011, Islamic Solidariti Games 2013, Asean Universiti Games 2014 dan Asian Games 2018.
Dijelaskan dia, Pemprov Sumsel kali ini mendapatkan hibah barang milik negara  yang terletak di kawasan Jakabaring Sport City berupa aset tetap lainnya dalam bentuk renovasi, saluran drainase dan alat pembersih   dengan total nilai hibah senilai Rp 258.767.431.278.
Disampaing itu, lanjut Nasrun, Kementerian PUPR RI juga memberikan hibah kepada 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel senilai Rp 626.894.293.877.
“Kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan Kementerian PUPR yang telah menghibahkan asetnya. Dan kami tetap berharap bantuan dalam bentuk lainnya sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk  kesejahteraan masyarakat Sumsel sesuai dengan visi dan misi gubernur kami,” katanya.
Terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Ir. T. Iskandar menerangkan aset milik negara  yang dihibahkan pada Pemprov Sumsel meliputi Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan Strategis. Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan, Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman, Bidang Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Strategis, Bidang Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, dan Bidang Pengembangan Sistem Penyedian Air Minum.
Selain itu ada pasilitas lainnya yang dihibahkan meliputi Bangunan Mandi Cuci Kakus (MCK), saluran drainase, tempat pembuangan akhir sampah, jaringan distribusi air minum, taman permanen (ruang terbuka hijau), sarana olahraga berupa Venue Dayung dan Shooting Ring di Jakabaring, jalan lingkungan dan infrastruktur ke Ciptakaryaan lainnya.
“Kami harap barang milik negara yang dihibahkan tersebut dapat  dimanfaatkan dengan optimal  sehingaga dapat berguna dalam peningkatkan pelayanan dan kesejahteraan  bagi masyarakat di Sumsel,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Selama Kepemimpinannya, Alex Noerdin Bangga Terhadap ASN Pemprov Sumsel

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita