oleh

Kepatuhan Warga Sumsel Membayar Pajak Diharap Meningkat

Kolom:Peristiwa|31 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2018 melalui e-Filing dalam acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi, di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sumsel dan Kepulauan Babel, Selasa (12/03).
Melalui aksi ini, mereka berdua berharap dapat meningkatkan kepatuhan warga Sumsel menyampaikan SPT dan membayar pajak.
“Moment ini saya anggap penting, kenapa? karena masyarakat kita selalu menuntut keteladanan. Untuk itu siapapun itu mau pemimpin daerah, institusi maupun negara, harus memberikan contoh dan aksi nyata,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Deru juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada seluruh wajib pajak ASN, pengusaha maupun orang pribadi yang sudah tertib melaporkan pajak dan membayarnya. Meskipun diakuinya masih ada 1-2 target yang belum tercapai.
Dikatakan mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut, saat ini memang pelayanan dan kemudahan yang diberikan kantor pajak sudah jauh lebih maksimal. Namun demikian menurutnya tetap dibutuhkan edukasi dari pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan lainnya untuk mengajak golongan dan masyarakat agar lebih paham manfaat pajak bagi pembangunan.
“Harus kita akui pembangunan di Indonesia ini menitikberatkan pada penerimaan pajak. Apapun bentuknya semua berperan termasuk perseorangan juga sangat penting. Minimal memberikan teladan pada keluarga untuk membayar pajak,” tambahnya.
Agar masyarakat lebih patuh menyampaikan SPT dan membayar pajak, Deru juga menyarankan agar petugas pajak jangan terlalu menonjolkan punishment kepada para wajib pajak. Melainkan melakukan pendekatan dengan edukasi tentang pentingnya membayar pajak.
“WP ini kalai sudah dengar denda banyak mereka malah tidak mau bayar. Jadi saran saya jangan terlalu ditonjolkan punishmentnya, melainkan edukasinya yang diperlukan. Soalnya potensi di Sumsel ini masih banyak,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Babel Imam Arifin mengatakan Pekan Panutan ini memang perlu dilakukan. Sesuai UU 45 tujuan bernegara adalah untuk mensejahterakan rakyat.
“Nah saat ini ada beberapa kriteria  kesejahteraan masih belum tercapai. Misalnya fasilitas pendidikan belum tercapai, masih banyak masyarakat miskin dan masih banyak juga infrastruktur yang belum bagus dan kebutuhan subsidi yang masih banyak dibutuhkan. Ini semua membutuhkan kenaikan pajak,” jelasnya.
Intinya sesuai slogan lanjut Imam saat ini jutaan rakyat bertumpu pada pajak. Karena itu ia meminta agar masyarakat jangan hanya patuh menyampaikan tetapi juga benar mengisi SPT-nya.
“Mari kita menjadi pimpinan instansi yang baik dan menjadi contoh tauladan yakni penyampaian SPT tepat waktu sehingga menginspirasi masyarakat,” ajaknya. Rip
Baca juga :  Adian Y. Napitupulu Diamcam Di Bunuh Oknum BPN Lampung

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita