oleh

Ketua KY RI : Lebih Banyak Hakim Terjerat Kasus Perselingkuhan dibanding Kasus Lain

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam kurun waktu tiga tahun sejak 1 Januari 2014 hingga April 2017, Penghubung Komisi Yudisial (PKY) wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) menerima aduan masyarakat sebanyak 28 laporan.

Koordinator PKY Sumsel, Zaimah Husin SH MH mengatakan, yang diawasi oleh pihaknya yakni terkait Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).

“Atas aduan tersebut tindakan yang dilakukan oleh PKY sejauh ini masih dalam tahap proses. Rata-rata yang diadukan menyangkut hukum perdata, masyarakat yang tidak puas terhadap putusan suatu persidangan,” kata dia.

Baca juga :  Najib Dibentori Gubernur Alex

Untuk PKY Sumsel, pihaknya hanya sebatas menerima aduan dan melakukan verifikasi atas laporan tersebut. “Kita telaah terlebih dulu laporannya, namun untuk proses lebih lanjut hingga putusan diproses oleh KY pusat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua KY Republik Indonesia (KYRI), Prof Dr Aidul Fitriciada Azhari SH MHum mengatakan, selama ini pihaknya menerima 86 laporan terkait KEPPH. “Ada 86 laporan dari seluruh Indonesia. Kota Medan paling banyak mendapat laporan,” ujarnya disela kagitan peresmian gedung baru PKY Sumsel di Jalan Jendral Sudirman KM. 2,5 Palembang, (19/4).

Baca juga :  Peringatan HANI, Wagub Ishak : Kejahatan Narkotika Kejahatan Serius

Aidul juga mengatakan, tidak hanya faktor ketidakpuasan terhadap hakim dalam memberi keputusan sidang, masih banyak faktor lain yang diadukan masyarakat kepada pihaknya.

“Rata-rata hakim terjerat kasus perselingkuhan, bahkan terdapat dua orang hakim dari sekian banyaknya laporan yang diproses sudah dilakukan pemecatan,” tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita