oleh

Klarifikasi DirOps PD Palembang Jaya Soal Tinggalkan Acara

Kolom:Peristiwa|19 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Merasa tidak seimbang mengenai pembahasan materi konflik yang terjadi di pasar 16 ilir, membuat Operasional PD Pasar Palembang Jaya, Febriyanto meninggalkan ruangan saat sedang berlangsungnya Seminar Hukum Tentang Konflik Di Pasar 16 Ilir Palembang, Analisis Dan Sosioligis di Hotel Clasie Palembang, Rabu (12/4).

“Apa yang di bahas dalam seminar tersebut seluruhnya hanya dari satu sumber, semestinya harus di dapatkan juga sumber dari PD Pasar. Sehingga semua pihak mengetahui kronologis kejadian tentang pengelolaan pasar, ujarnya.
Lanjut Febri, jika sumbernya dari satu yang pasti tidak akan bisa jelas, karena harus diketahui bahwa seluruh ikatan kejadian itu walaupun seorang ahli yang membedahnya tetapi hanya dibaca batas batas pengetahuan kulitnya itu tidak akan terang,” ujarnya

Baca juga :  40 Delegasi dari 20 Negara Se- Asia Pasifik Ikuti Bonn Challenge di Sumsel

Alasan pihaknya keluar ruangan karena tidak menyetujui ‎dengan cara penyampaian materi yang dinilai menyudutkan pihaknya.

“Kita tidak terlalu mempermasalahkan, tetapi dengan pemateri sebelah pihak ini kita merasa tidak seimbang dengan isi materi yang disampaikan,” tambahnya.

Menanggapi sikap Dirops PD Pasar yang Walk Out dari ruang seminar, salah satu narasumser yang juga H. Wijaya mengatakan bahwa, pihak PD Pasar seharusnya menunggu dan mengklarifikasi.

“Kami selaku Finalis saja belum sepakat awalnya tetapi ini kan pake prinsip pegadaian, UIN Raden Fatah dan Palembang Brother Forum itu memberikan solusi menyelesaikan masalah tanpa masalah, dan kami hanya memberikan rekomendasi mau dipakai atau tidak terserah,” katanya.

Baca juga :  Herman Deru: Pemberantasan Korupsi Butuh Cara-Cara Luar Biasa

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita