oleh

Kondusifkan Keamanan Sumsel Menuju Natal dan Tahun Baru

Kolom:Peristiwa|25 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Melalui rapat koordinasi lintas sektoral pelaksanaan operasi Lilin Musi tahun 2016, Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Ishak Mekki dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Djoko Prastowo SH MH mengkoordinasikan keamanan di Sumsel menuju hari Raya Natal 2016 dan tahun baru 2017 di Rekonfu Mapolda. Sumsel, kamis (17/12).

Rapat koordinasi dihadiri juga Pejabat utama Polda Sumsel Danpom Dam II Sriwijaya, Dan Lanud, Dan Lanal, Danrem 044 Gapo, As Ops Kodam II Sriwijaya, Jasa Raharja, BMKG, serta instansi lainnya. Polri tidak akan bisa berjalan sendri tanpa bantuan dari instansi – instansi terkait dan masyarakat Sumsel dalam menyinergikan pengamanan hari raya Natal dan tahun baru.

“Saya sambut dengan antusias,karena akan mendampak postif dalam keamanan di Sumsel nanti. dalam hal ini dengan suasana kondusif, akan membantu dalam visi Sumsel sejahtera dan lebih maju kemudian berdaya saing. Dengan suasana keamanan yang kondusif juga dapat memabantu keamanan menuju Asean Games 2018,” ujar Wagub Sumsel.

Baca juga :  BI Terima Uang Lusuh 300 Juta Perhari

“Operasi lilin musi akan dilaksanakan 23 November sampai 1 januari. Agar pelaksanaan Natal dan tahun baru tetap berjala lancar, tim dari Kepolisian dan Instansi lainnya harus merespon secara cepat gangguan yang terjadi di Sumsel,” tegas Wagub.

“Allhamdulilah sampai sekarang tingkat keamanan Sumsel tetap kondusif. Kita prihatin pada hari minggu lalu terjadi teror dimana – dimana. Tetapi di hari yang sama, di Indonesia kita dapat menangkap seorang perempuan pengebom yang mengincar istana negara dengan bom panci. Kita tidak ingin kejadian seperti itu terjadi di sumsel, saya sampaikan penghargaan terimakasih kepada Wakil Gubernur Sumsel serta Instansi lainnya, dengan cara bersama – sama kita bisa menjaga Sumsel,” ujar Kapolda.

Baca juga :  Hadiri Seminar Himpuni, Gubernur Deru Serukan Perlawanan Terhadap Kemiskinan

“Mari kita akan menyamakan persepsi kita untuk pengamanan menjelang hari Natal dan tahun baru. Kita ingin dalam menyongsong Asean Games 2018 keamanan dapat berjalan dengan kondusif,” tegas Kapolda.

Tanggal yang paling diperhatikan tingkat keamannya adalah pada 23 Desember yang merupakan arus puncak mudik, 25 Desember puncak hari Natal, dan 1 Januari merupakan arus balik para pemudik. Untuk mengatasi itu semua telah disiapkan 2.363 personil yang terdiri dari 1.202 Polri dan 1.161 TNI berserta instansi lainya.

Dalam paparannya, Karo Ops Polda Sumsel Drs Iskandar MZ SH M Hum mengatakan, Untuk mengatasi lokasi yang rawan macet di Sumsel,tolong untuk para Instansi agar menkondusifkan agar tidak macet. Bagimana caranya kita harus mengatasi kemacetan dan tingkat keamanan seperti menggunkan rekayasa jalan. Tingkat keamanan dan kemacetan yang harus di atasi pertama sekali di dekat tempat ibadah, tempat wisata, bandara, terminal, stasiun, tempat hiburan, pusat perbelanjaan, tempat keramaian, dan penginapan.

Baca juga :  Najib Dibentori Gubernur Alex

Perkiraan ancaman yang harus dihadapi seperti teroris harus di kondusifkan. Menjelang Natal sterilisasi tempat ibadah harus diutamakan untuk menghindari serangan teroris. Tempat perbelanjaan semuanya harus di sterilisasi juga. Hal yang harus di antisipasi juga yaitu bencana alam Kejahatan konvensional, pencurian, perampokan, curanmor, penipuan, dan perusakan tempat.

Pada saat malam hari Natal dan tahun baru, semua kegiatan pembangunan LRT di stop untuk mengurangi tingkat kemacetan di malam Natal 2016 dan malam tahun baru 2017. (juwita)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita