oleh

Kuartal III PT. Semen Baturaja Bukukan Kinerja Paling Baik

Kolom:Peristiwa|39 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk merayakan hari jadi yang ke -43. Berbagai jenis kegiatan sudah diselenggarakan beberapa minggu sebelum 14 November 2017. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan hingga menjelang HUT SMBR yaitu Open tournament Volly, Gaple, Tenis Lapangan, Bulutangkis dan perlombaan lainnya.

Acara Puncak perayaan Hari ulang Tahun SMBR Ke-43 Palembang diselenggarakan di Hotel Novotel Palembang,  (06/11/) berlangsung sukses dan meriah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rahmad Pribadi (Direktur Utama), Daconi (Direktur Produksi dan Pengembangan), Dede Parasade (Direktur Keuangan), M. Jamil (Direktur Pemasaran), Amrullah (Direktur Umum dan SDM), Jajaran Dewan Komisaris, Karyawan/ti, Purnabhakti YKPSB dan juga Mitra Kerja SMBR.

Pada perayaan HUT SMBR ke-43 tahun ini perusahaan mengangkat Tema KITA BISA yang diharapkan mereprentasikan sikap optimisme, keinginan untuk berkontribusi dan berkembang dalam diri seluruh komponen perusahaan, Manajemen memilih TEMA KITA BISA untuk memberikan semangat dan dukungan kepada seluruh komponen perusahaan baik karyawan/ti, stakeholder dan mitra kerja bahwa dengan Sinergi yang semakin erat KITA BISA menjawab dan melalui segala tantangan yang ada.

Baca juga :  Pemprov Sumsel Lakukan Sweeping Agen Travel Umroh dan Haji Ilegal

Salah satu momen penting dalam sejarah Semen Baturaja yang diusia ke- 43 tahun ini yaitu dengan rampungnya proyek pembangunan pabrik Baturaja ll. Pabrik Baturaja ini telah dinyatakan komersil pada 01 September 2017 yang lalu dan telah memberikan tambahan kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton sehingga total kapasitas produksi semen Baturaja yang ada pada saat ini mencapai 3,85 juta Ton Semen. Pabrik Baturaja ll ini akan menjadi pabrik semen dengan masa pembangunan paling cepat di Indonesia yaitu dengan ukuran waktu pengerjaan selama 26 bulan.

Hingga Kuartal 3 tahun ini semen Baturaja menjadi perusahaan semen yang membukukan kinerja paling baik di industri semen. SMBR membukukan pendapatan sebesar Rp. 999,6 miliar selama 9M17, turun 4,2% dibanding tahun lalu. “Pendapatan SMBR selama 9M17 memang turun menjadi 999,6 miliar karena selama bulan Juli-Agustus terdapat semen dari pabrik Baturaja ll yang dijual dan tidak bisa diakui sebagai revenue karena masih dalam status trial dan menjadi negatif cost Pabrik Baturaja ll, namun per 01 September 2017 pabrik sudah komersil dan penjualannya mulai dibukukan sebagai revenue. Jika diakumulasi, seharusnya pendapatan kami di 9M17 masih naik sekitar 2,75% yoy dan masih lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan industri yang hanya 1,5% kata Rahmad Pribadi, Direktur Utama SMBR.

Baca juga :  Mawardi: Bidan Desa Garda Terdepan Dalam Layanan Kesehatan

Seperti diketahui SMBR Membukukan penjualan semen dibulan september sebesar180.015 ton atau tumbuh11% sedangkan secara kumulatif,penjualan semen SMBR sampai dengan september sebesar 1.165.116 ton atau tumbuh sebesar 4% dibanding tahun lalu. Kenaikan volume penjualan menjaga profitabilitad SMBR yang masih relatif stabil.

Menurut Rahmad Pribadi, kehadiran Pabrik Baturaja II menjadi pembeda SMBR dibanding pemain besar lain karena teknologi nya yang baru, SMBR bisa maintain COGS/ton sehingga laba kotor masih bertahan sebesar Rp.331,6 miliar, relatif sama seperti tahun lalu dan jauh lebih baik dari kinerja laba kotor industri yang mengalami koreksi sebesar 21%. “Harga jual/ton semen masih terjaga, hanya turun 1% dibanding industri yang turun 8-10%,” sambung Rahmad.

Baca juga :  Puskesmas Kota Palembang Wajib Sosialisasi Penyakit Akibat Kerja

Posisi strategis SMBR sebagai satu-satunyaprodusen semen yang memiliki pabrik disumatra Bagian Selatan disebut sebagai keunggulan kompetitif dibanding pemain lain. “Being Small menjadi keuntungan dan merupakan keunggulan dari SMBR yang fokus pada ceruk pasar di wilayah Sumbagsel, yang intensitas pesaingannya lebih rendah dibandingkan di pulau jawa,” tutupnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita