oleh

Kukuhkan Tim PPS Sumsel, Ishak Mekki : Hutan Banyak Rusak, Harus Dikelola Dengan Baik

Kolom:Peristiwa|6 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ishak Mekki mengukuhkan dan membuka Rapat Kerja Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial Sumatera Selatan (Pokja PPS Sumsel) masa bakti 2017-2020 di Hotel Swarnadwipa, Rabu (29/03).

Ishak Mekki menjelaskan bahwa hutan adalah penyangga kehidupan serta tempat tinggal bagi flora dan fauna oleh arena itu perlu dijaga kelestariannya.

“Di Sumsel banyak hutan yang rusak dan dikuasai oleh masyarakat. Konflik kehutanan yang terjadi karena hutan dikuasai masyarakat sementara izin diberikan kepada perusahaan swasta,” kata orang nomor dua di Sumsel ini.

Baca juga :  Deputy I INASGOC Kaget, Persiapan Sumsel Lebih Matang

Ishak menegaskan, dengan dibentuknya Pokja PPS berdasarkan Surat Keputusan Gubernur No154/KPTS/Dishut/2017 tanggal 27 februari 2017, masyarakat yang tinggal di sekitar hutan dapat mengelola hutan tanpa merusak.

Ishak Mekki menegaskan, pokja PPS harus mensupport pendanaan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar hutan yang dananya dapat dari CSR, Perusahaan atau lainnya.

“Harapan saya dengan di kukuhkannya Pokja PPS dan Raker dapat dilaksanakan dengan baik, diskusikan dengan baik, program-program tepat sasaran dan tepat guna,” harapnya

Sementara, Ketua Pokja Tim PPS Sumsel, Profesor, Dr. Robiyanto H. Susanto mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan membentuk program kerja dan belajar dari pengalaman provinsi yang telah berhasil seperti provinsi Sumatera Barat.

Baca juga :  Gubernur Deru: Pelabuhan Tanjung Carat Bisa Jadi Gerbang Ekspor Andalan Sumsel

“Adanya Pokja Tim PPS ini merupakan peluang bagi kita untuk mensejahterakan rakyat dan saling bersinergi untuk mengelola hutan yang ada di Sumsel,” tutupnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita