oleh

Masa Pandemi, Pemprov Bantu Kabupaten dan Kota Rp500 Miliar Lebih 

Kolom:Peristiwa|6 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Meski masih ditengah pandemi covid-19, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menggolontorkan dana Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp500 miliar untuk membantu sekaligus menstimulasi bupati dan walikota membangun daerahnya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Septriandi S Permana, kepada awak media, Minggu (14/06).
Dikatakan Andi, Inisasi Gubernur Deru merupakan wujud perhatiannya kepada Bupati/Walikota di Provinsi Sumsel, yang saat ini tengah berjuang memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Provinsi Sumsel.
Diketahui, anggaran tersebut telah dianggarkan melalui bantuan gubernur ke-17 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel dimana dari 17 daerah tersebut saat ini 14 daerah surat keputusan (SK) telah ditandatangani.
“Pak gubernur sangat mengerti dan memahami perasaan bupati dan walikota, karena itu tahun 2020 ini telah dianggarkan dana Bangub lebih dari Rp500 miliar untuk 17 kabupaten dan kota se-Sumsel. Angkanya bervariasi. Sampai saat ini SK Bangub yang sudah ditandatangani sebenyak 14 daerah, antara lain OKU, Muba, Pagaralam, Empat Lawang dan Musirawas, tiga daerah lagi sedang verifikasi,” ungkapnya.
Lebih jauh dia menuturkan, Gubernur Sumsel mengatakan saat ini  pemerintah pusat, pemprov bersama bupati dan walikota sedang fokus menangani pencegahan dan upaya memutus mata rantai pandemic covid-19. Sesuai arahan Presiden Jokowi, tiga dimensi, yaitu kesehatan, sosial dan ekonomi harus sama-sama mendapat perhatian yang serius.
“Artinya, pembangunan ekonomi harus juga diperhatikan secara serius dan proporsional. Sehingga meskipun di masa pandemi, namun pertumbuhan ekonomi di Sumsel masih masih tetap terjaga dengan baik,” kata dia.
Program dana Bangub ini juga, dia menambahkan, bertujuan membantu bupati dan walikota untuk menggerakkan ekonomi di daerah masing-masing. Diharapkan dengan adanya Bangub ini pembangunan infrastruktur di daerah tidak berhenti total.
Selain itu pula, menurutnya, pengalaman Herman Deru menjadi Bupati OKU Timur dua periode, telah menginspirasi gubernur untuk memberikan perhatian yang lebih kepada seluruh kabupaten dan kota se-Sumsel.
Mengingat tidak semua kabupaten dan kota mempunyai dana APBD yang besar. Sehingga bupati dan walikota sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dana APBD Provinsi.
“Visi Sumsel Maju Untuk Semua itu diwujudkan dengan perhatian gubernur kepada kabupaten dan kota secara konkrit dan proporsional,” pungkas dia.
Dilain pihak Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah menggelontorkan dana bangub sekitar Rp30 miliar kepada Pemkot Pagaralam.
“Dana tersebut akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk membangun infrastruktur di Pagaralam, antara lain perbaikan jalan dan irigasi. Kami sangat berterima kasih dan salut atas perhatian Pak Gubernur. Bangub ini sangat membantu kami,” kata Alpian.
Hal senada disampaikan Bupati OKU Kuryana Aziz, Bupati Pali Hery Amalindo dan Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad yang dihubungi wartawan secara terpisah.
Menurut mereka dana bangub tersebut memang sangat ditunggu-tunggu untuk membiayai pembangunan infrastruktur di daerah mereka masing-masing. Apalagi tahun 2020 ini, sebagian besar anggaran APBD telah dialihkan untuk penangangan covid-19.
“Atas nama pemeriintah daerah dan masyarakat Empat Lawang kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah menggelontorkan bangub sebesar puluhan miliar rupiah untuk kabupaten Empat Lawang,” tukas Joncik. Rip
Baca juga :  LP3KD Sumsel Resmi Dilantik, Ini Harapan Gubernur Alex

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita